Wamen Ossy Dukung Pengembangan TSTH2, Tekankan Kepastian Tanah dan Tata Ruang

  • 13 Apr 2026 10:16 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID, Langgur - Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, menyatakan dukungannya terhadap pengembangan Taman Sains Teknologi Herbal dan Hortikultura (TSTH2) Institut Teknologi Del di Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbang Hasundutan, Rabu (1/4/2026). Dukungan tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam mendorong pembangunan berbasis ilmu pengetahuan dan data.

“Kementerian ATR/BPN mendukung upaya mewujudkan kemandirian pangan. Kepastian tata ruang dan kepastian atas tanah menjadi aspek utama yang kami berikan,” ujar Wamen Ossy dalam rapat pembahasan pengembangan pertanian berbasis AI di kawasan Danau Toba.

Kawasan TSTH2 merupakan pusat riset terintegrasi yang berfokus pada pengembangan bibit unggul di sektor pertanian. Kawasan ini juga dikembangkan sebagai lokasi budidaya tanaman herbal dari skala lokal hingga internasional, sekaligus mendorong inovasi berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi.

Wamen Ossy menilai, pendekatan berbasis sains memudahkan berbagai aspek pembangunan nasional. Ia juga mengapresiasi upaya yang dilakukan dalam pengembangan TSTH2.

“Pengambilan keputusan dan kebijakan harus didasarkan pada data, bukan semata asumsi atau prediksi,” ujarnya.

Senada dengan itu, Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Panjaitan, menekankan pentingnya pendekatan berbasis riset dalam pembangunan, khususnya terkait ketahanan nasional.

“Menurut saya, apa pun yang mau kita kerjakan, itu dalam konteks ketahanan harus ada studi atau riset. Jadi dengan studi riset ini kita punya data. Data itulah yang nanti kita bisa menjalankan. Jadi tidak bisa asal mau kita saja,” katanya.

Ia menilai, seluruh elemen yang dibutuhkan untuk pengembangan TSTH2 saat ini telah tersedia. Langkah berikutnya adalah memastikan implementasi berjalan secara terintegrasi dan kolaboratif.

“Harus kita padukan dalam satu program teamwork yang bagus. Jadi harus berperan semua. Tadi saya kira kita sudah lihat dari semua bidang menyampaikan pikirannya, semua studi tinggal sekarang bagaimana kita melaksanakan,” ujarnya.

Usai pertemuan, Wamen Ossy bersama Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki dan perwakilan kementerian/lembaga meninjau greenhouse pembibitan di kawasan tersebut sebagai bagian dari upaya penguatan sektor pertanian dan ketahanan pangan. Di lokasi tersebut terdapat berbagai pembibitan tanaman hortikultura dan tanaman herbal, seperti kentang, bawang, cabai, serta aneka tanaman obat.

Turut mendampingi, Direktur Jenderal Penataan Agraria Embun Sari dan Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Sumatera Utara Sri Pranoto beserta jajaran.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....