Bentrokan di Desa Fiditan, Kapolres Tual dan Seorang Pemuda Terkena Panah
- 24 Feb 2026 19:35 WIB
- Tual
RRI.CO.ID, Tual - Bentrok kembali pecah antar dua kelompok massa di desa Fiditan, Kota Tual, pada selasa, (24/02/2026) pukul 16.59 wit. Dalam aksi saling serang antara kelompok pemuda Kompleks Fiditan Kampung Lama dan Kompleks Fiditan Kampung Baru di Desa Fiditan ini, seorang pemuda dan Kapolres Tual terkena panah.
Sesuai kronologis yang disampaikan pihak Humas Polres Tual kepada media, bentrokan berawal pada pukul 17.00 wit, saat massa Kampung Lama melakukan pelemparan bom Molotov ke arah Kampung Baru. Pukul 17.10 wit, Wakapolres Tual Kompol Roni F. Manawan, S.Sos., MH. beserta personil Dalmas tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan melakukan himbauan. Selanjutnya pukul 17.20 WIT, Kapolres Tual AKBP Whansi Des Asmoro, S.H., S.I.K. tiba dan memimpin upaya pembubaran massa.
Pada pukul 17.47 wit, Kapolres Tual terkena anak panah waer pada lutut kaki kiri bagian bawah, namun hingga pukul 17.55 wit, sebagian kelompok Kampung Lama masih melakukan perlawanan sebelum akhirnya diminta kembali ke pos pengamanan depan puskesmas. Pukul 18.30 WIT, personil Yon C Pelopor Sat Brimob Polda Maluku dipimpin Dansat Brimob KBP Irfan S.P. Marpaung, S.I.K., M.Si tiba untuk membantu pengamanan. Akhirnya massa dari kedua kelompok mulai pulang ke kompleks masing-masing pada pukul 18.10 WIT.
Adapun korban yang menerima perawatan di Rumah Sakit Umum Karel Sadsuitubun Langgur adalah, AKBP Whansi Des Asmoro (Kapolres Tual), terkena panah di lutut kaki kiri bawah dan Rizqi R Taweatubun (19 tahun, pelajar/mahasiswa dari Fiditan Kampung Baru), terkena panah di kaki kiri pangkal jari telunjuk.
Kini pihak kepolisian sedang melakukan penyelidikan mendalam terkait penyebab kejadian dan upaya penanganan agar tidak terjadi lagi perkara serupa.