Pembeli Buah Jauh Lebih ramai di Bulan Ramadan

  • 05 Mar 2026 09:14 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID-Tuak, Pedagang buah meraup keuntungan lebih besar selama bulan Ramadan dibanding hari-hari biasa. Meningkatnya kebutuhan masyarakat untuk menyiapkan hidangan berbuka puasa membuat lapak buah ramai diserbu pembeli sejak siang hingga menjelang magrib.

Ima, salah satu pedagang buah (05/05/2026) saat ditemui rri.co.id, mengatakan pembelian saat bulan Ramadan jauh lebih ramai dari biasanya. Ia mengaku dua lapaknya, yakni di depan rumah dan di pasar, selalu dipadati pembeli hingga membuatnya lumayan letih melayani permintaan yang terus berdatangan.

"Bagus, karna emang orang di Tual setiap bulan ramadan suka beli buah. Perharinya tidak menentu tapi biasanya sampai 2juta, setiap kapal masuk katong ambil bisa sampai 1 ton , tapi tidak sekaligus. Untuk jeruk katong ambil perkaton,perrkatonnya 600 1 karton itu 18kg, jadi katong jual 60 perkilo. Banyak sekali sampe katong cape berdiri duduk karna rame pembeli," kata Ima.

Menurut Ima, buah yang paling sering dicari adalah semangka dan buah naga untuk pembuatan es buah. Selain itu, pepaya dan jeruk juga menjadi pilihan favorit warga sebagai menu pelengkap berbuka puasa.

Untuk harga, Ima menjual semangka seharga Rp20 ribu per kilogram. Sementara pepaya dijual per buah dan jeruk dibanderol Rp60 ribu per kilogram.

Dari hasil penjualan tersebut, Ima menyebut penghasilan kotornya bisa mencapai Rp2 juta per hari selama Ramadan. Ia bersyukur peningkatan penjualan ini membantu menambah pemasukan keluarga di momen bulan suci.

Rekomendasi Berita