Pelaku UMKM Keluhkan Mahalnya Ikan dan Sepinya Pembeli
- 04 Agt 2025 19:56 WIB
- Tual
KBRN, Tual: Pelaku Usaha Mikro Kecil Mengengah (UMKM) bidang perikanan keluhkan meroketnya harga ikan di pasaran yang berakibat sepi pembeli. Hal ini terungkap lewat penelusuran rri.co.id pada Minggu sore di salah satu komunitas UMKM bidang perikanan di wilayah Dusun Fidabot Kota Tual.
Salah satu pelaku UMKM, Halma Seknun yang setiap harinya berprofesi sebagai pengolah dan penjual ikan asap di pasar malam di Area Pasar Tual menuturkan, saat ini dirinya bersama rekan sesama penjual ikan asap lainnya tengah berupaya agar usaha mereka terus berjalan meskipun tengah dihadapakan dengan kondisi ini.
Seknun menjelaskan, harga ikan mentah saat ini alami lonjakan drastis hingga berkali-kali lipat dari biasanya sehingga sangat mempengaruhi kestabilan usahanya. Sebelumnya dalam kondisi normal dengan bermodalkan seratus ribu rupiah, dirinya sudah bisa membeli ikan dengan jumlah banyak dan kemudian diasap untuk dijual kembali namun saat ini untuk modal saja dirinya harus mengeluarkan dana minimal 250 ribu rupiah per harinya.
“Ini tadi beli 265 (ribu), ada yang per ekornya 60 (ribu) ada yang 50 (ribu), mahal, tidak tahu nanti jualnya harga berapa, hampir sebulan terakhir ini harga ikan memang mahal,” kata Seknun.
Seknun menambahkan, selain harganya yang mahal, kendala lain yang dialaminya yakni saat penjualan di pasar malam karena sepi pembeli. Menurutnya, sudah satu bulan terakhir ini jumlah pembeli menurun drastis. Kondisi ini sangat mempengaruhi pemasukan sehingga berakibat alami kerugian.
“Hampir satu bulan lebih ini tidak ada orang belanja, sepi, kadang hanya dapat 300 ribu, kadang modal juga tidak kembali, kadang hanya modal saja tidak ada untung, tidak hanya di pasar malam, yang berjualan di pasar siang juga mengeluh sepi pembeli,” tambahnya.
Seknun mengkhawatirkan jika kondisi ini berlangung lama, dirinya dan pelaku UMKM lainnya akan terancam gulung tikar dari usaha kecil-kecilan yang telah digeluti selama puluhan tahun ini.
Dirinya berharap adanya perhatian dari pihak terkait terutama Pemerintah Kota Tual agar kondisi ini dapat segera membaik.
Sementara pantauan rri.co.id, pemicu naiknya harga ikan di pasaran salah satunya dipengaruhi kondisi cuaca yang tidak menentu serta perputaran keuangan di kalangan masyarakat yang tidak stabil yang berakibat pada menurunnya daya beli masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....