Buah Naga Sebagai Peluang Usaha Warga Abean
- 21 Feb 2025 16:40 WIB
- Tual
KBRN, Langgur: Sudah menjadi rahasia umum manfaat dari buah naga yang sangat bagus bagi kesehatan. Buah yang pohonnya menyerupai kaktus ini memang sangat banyak manfaatnya.
Kandungan nutrisi di dalamnya sangat pas untuk menjaga kesehatan tubuh. Kulit luar buah naga yang berwarna merah keunguan ini memang memiliki ciri khas tersendiri.
Di pasar pun, buah naga banyak yang mencarinya dimana disukai mulai dari anak-anak hingga orang tua. Permintaan buah naga yang terus meningkat menjadikan peluang usaha budidaya buah naga menjadi sangat menguntungkan. Tingginya nilai jual dari buah naga menjadi daya tarik tersendiri, dimana banyak orang yang berlomba-lomba untuk menanam buah yang satu ini.
Bapak Gani, seorang petani buah naga di desa abean kabupaten maluku tenggara tak pernah menduga sebelumnya kalau keputusannya 8 tahun lalu dari seorang petani sayuran dialihkan menjadi petani buah naga membawanya pada keberhasilan. Kala itu, ia membeli bibit buah naga dari luar daerah dan menanamnya di pekarangan rumah.
| Baca juga: Rumah BUMN Tual Fokus Naikkan Kelas UMKM |
Tak disangka, kini ia jadi petani sukses dengan omzet puluhan juta juta per bulan. Ternyata tanaman buah naga sangat mudah dilakukan budidaya karena tanaman ini sangat mudah hidup meskipun pada tanah yang kurang subur.
Dan berikut bapak gani berbagi cerita tentang cara bertanaman buah naga sesuai pengalamannya selama delapan tahun ini :
Yang pertaman adalah persiapan lahan.
Bersihkan lahan yang akan digunakan untuk menanam buah naga secara organik. Bersihkan.area tanam dari rumput liar atau semak belukar, sampah, dan kotoran lainnya.
Kemudian, lakukan pengukuran jarak tanam atau diberi tanda berupa pancang kayu dengan jarak tanam 2 X 2,5 meter. Selanjutnya, buat lubang tanam dengan ukuran 50 x 50x 50 cm, selanjutnya persiapan tiang rambatan untuk tanaman buah naga, tiang rambatan tanaman buah naga, sang petani sengaja menggunakan pohon kelor dan pohon kapas. Batang pohon ditancapkan sedalam 50 cm dan di atas permukaan 150 cm. batang pohon ditanam tepat di tengah-tengah lubung yang telah dibuat sesuai dengan jarak tanam yang diinginkan.
Selanjutnya adalah persiapan bibit dan penanaman buah naga.
Tanaman buah naga bisa diperbanyak dengan stek (cara vegetatif) maupun dengan biji (cara generatif). Namun, umumnya bibit yang digunakan dalam bentuk stek seperti yang dilakukan oleh bapak gani. Bibit tanaman buah naga yang dibutuhkan berupa stek dengan panjang 25 sampai 30 cm yang disemai menggunakan polybag. media semai untuk stek buah naga berupa campuran tanah, pasir, dan pupuk kandang dengan perbandingan satu banding satu.
Untuk proses pemeliharaan yang baik dan tepat akan menghasilkan tanaman yang berkualitas dan produktif. Pemeliharaan tanaman buah naga meliputi pengikatan batang, pemangkasan, penyiraman, penyiangan, pengendalian hama penyakit dan pemupukan.
| Baca juga: Durian Banjiri Pinggir Jalan Kota Tual |
Beberapa jenis hama yang sering menyerang tanaman buah naga antara lain kutu putih, kutu daun, semut rangrang, belalang, ulat, tungau, bekicot, burung, dan ayam, untuk mengantisipasi semua itu yang dilakukan bapak gani adalah pengendalian hama tentunya, hama dapat dikendalikan secara teknis dan menggunakan pestisida organik.
Sementara penyakit yang sering ditemukan pada tanaman buah naga antara lain penyakit karat merah, alga, bercak orange, sulur putih, hawar daun, antraknosa, kusam putih, busuk lunak, kuning sulur, dan bercak buah.
Penyakit tanaman buah naga dapat dikendalikan secara teknis dan menggunakan fungisida organik.
Hal terakhir yang dilakukan bapak gani dalam merawat tanaman buah naganya adalah Pemupukan tanaman buah naga yang dibudidayakan secara organik, yaitu menggunakan pupuk kandang atau pupuk organik lainnya.
Pemupukan buah naga organik dilakukan sebanyak tiga kali dalam satu tahun, yaitu pada saat tanam dan diulangi setiap empat bulan sekali.
Pada tanaman yang sudah berbuah, pemupukan dilakukan setelah musim panen dan diulangi setiap empat bulan berikutnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....