Semangat Seorang Pedagang Sembako Ditengah Naik Turun Harga
- 22 Okt 2025 17:23 WIB
- Tual
KBRN, Langgur: Naik turunnya harga bahan pokok sangat dipengaruhi oleh permintaan pasar, di mana permintaan yang lebih tinggi dari penawaran akan menyebabkan harga naik,penawaran yang lebih tinggi dari permintaan akan menyebabkan harga turun.
Selain permintaan, faktor lain seperti penawaran, biaya produksi, dan stabilitas ekonomi juga berperan dalam fluktuasi harga bahan pokok.
Meskipun kondisi demikian,semangat para pedagang di pasar tidak menurun, harga fluktuatif, para pedagang tetap berusaha untuk bertahan dengan berbagai cara. Hal itu dialami pedagang bahan pokok di pasar Tual, Ruslan, saat dikonfirmasi pekan kemarin, pemuda berusia 26 tahun itu mengatakan, dengan kondisi pasar seperti itu, Pedagang harus bisa beradaptasi.
Harga yang naik turun membuat pedagang harus menyesuaikan strategi, seperti mengurangi stok atau mencari barang yang harganya lebih stabil.
Kata Ruslan,harga bahan pokok yang naik membuat daya beli masyarakat menurun, yang secara langsung mempengaruhi omzet pedagang, terutama karena banyak pelanggan mengurangi jumlah pembelian.
Jika harga bahan pokok terlampau tinggi, maka konsumenpun mensiasati kebutuhan untuk membeli barang yang berkualitas kurang bagus dengan harga sangat terjangkau, salah satu bahan pokok yang menjadi bahan dasar kebutuhan dapur adalah beras.
Meskipun jangkauan harga beras di pasar Tual bevariatif tergantung kualitasnya dibandrol harga minimal Rp.15.000/ kg, namun di lapak sembako milik Ruslan, masih ada stok beras yang harga Rp.13.500/kg yang menjadi incaran banyak pembeli.
“Ya kalau bahan pokok naik pasti daya beli masyarakat menurun, kebanyakan pembeli mencari harga yang sedikit murah misalkan beras ada yang harga 13.500 seperti yang saya jual ini paling laku kerasa.” Ungkap Ruslan
Beberapa pedagang enggan menurunkan harga barang meskipun harga bahan baku sudah turun. Hal ini karena biaya operasional lain seperti sewa dan listrik tetap tinggi, atau karena mereka ingin menjaga margin keuntungan setelah sebelumnya sempat tergerus.
Dengan kondisi ekonomi yang sulit akibat fluktuasi harga membuat pedagang kecil merasa semakin tertekan, sebagian berharap pemerintah dapat lebih memperhatikan nasib mereka dengan kebijakan yang lebih pro-pedagang kecil.
Secara keseluruhan, meskipun harga bahan pokok naik turun, semangat pedagang tidak padam karena mereka terus berjuang dan beradaptasi untuk mempertahankan usaha mereka ditengah kondisi pasar yang penuh tantangan.