Warga Elat Keluhkan Minyak Tanah Langka, Harga Tembus Rp50.000 per 5 Liter
- 03 Agt 2026 14:46 WIB
- Tual
RRI.CO.ID, Langgur – Kelangkaan minyak tanah kembali dikeluhkan warga Kecamatan Elat, Pulau Kei Besar, Kabupaten Maluku Tenggara. Keterbatasan pasokan di tingkat agen membuat masyarakat terpaksa membeli minyak tanah dengan harga lebih mahal di pasar.
Seorang warga Elat, Feri, menyampaikan stok minyak tanah di agen kerap kosong saat masyarakat datang membeli. Kondisi itu memaksa warga mencari minyak tanah di luar jalur distribusi resmi dengan harga yang jauh lebih tinggi.
“Kami di Kecamatan Elat masih mengalami kesulitan mendapatkan minyak tanah. Di tingkat agen sering kali stok kosong, sehingga kami terpaksa membeli di pasar dengan harga Rp50.000 untuk 5 liter,” ujarnya kepada RRI melalui program Halo RRI, Senin (3/8/2026).
Keluhan tersebut menambah daftar persoalan distribusi minyak tanah yang sebelumnya juga pernah disampaikan warga di wilayah Maluku Tenggara. Sejumlah warga mengaku pasokan yang masuk ke agen sering kali tidak bertahan lama sehingga masyarakat kesulitan memperoleh minyak tanah sesuai harga yang ditetapkan.
Bagi masyarakat di Pulau Kei Besar, minyak tanah masih menjadi kebutuhan utama rumah tangga untuk memasak dan aktivitas sehari-hari. Karena itu, kelangkaan pasokan langsung berdampak pada pengeluaran keluarga, terutama ketika warga harus membeli dengan harga yang lebih tinggi dari harga normal.
Warga berharap pemerintah daerah melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan dapat memperketat pengawasan terhadap distribusi minyak tanah bersubsidi agar pasokan benar-benar sampai kepada masyarakat yang berhak menerima.
“Kami berharap Dinas Perdagangan meningkatkan pengawasan terhadap distribusi dan harga minyak tanah agar masyarakat tidak terus terbebani,” katanya.
Sebelumnya, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Maluku Tenggara juga pernah menerima keluhan serupa terkait cepat habisnya stok minyak tanah di tingkat agen. Pemerintah daerah bahkan berupaya mengusulkan penambahan kuota untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....