Tiga Sektor Strategis Jadi Prioritas Pemda KKT
- 28 Agt 2025 11:47 WIB
- Tual
KBRN, Tual : Mewujudkan Generasi Emas 2045, Pemkab Tanimbar Perkuat Pendidikan dan Budaya Lokal, Transparansi dan Kolaborasi, Kunci Sukses 100 Hari Kerja Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Tanimbar, Kamis (28/8/2025).
Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Tanimbar, dr. Juliana Chatarina Ratuanak, membuka penyampaian progres 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati dengan penuh rasa syukur.
“Kita bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa karena Tuhan baik dalam segala situasi untuk kita semua tanpa pandang bulu. Kita hadir di sini untuk mendengar bersama progres 100 hari kerja,” ucap Ratuanak.
Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan apresiasi atas dukungan masyarakat dan semua pihak, serta menegaskan komitmen untuk bekerja dengan prinsip cepat, tepat, cerdas, terukur, dan bermanfaat.
Menanggapi pertanyaan publik mengenai prioritas program, dr. Juliana menjelaskan alasan Koperasi Merah Putih menjadi program unggulan.
Menurutnya, koperasi merupakan syarat penting pencairan dana tahap dua dari pusat, serta basis pengembangan ekonomi desa.
“Bukan berarti mengabaikan BUMDes. Kami akan perlahan memperkuat pengelolaan. Koperasi Merah Putih wajib karena program ini sinkron dari pusat hingga daerah,” katanya.
Soal kebersihan, Wakil Bupati menegaskan bahwa pola lama open dumping harus ditinggalkan. Kini, Pemkab menerapkan konsep sanitary landfill dengan program 3R: reduce, reuse, recycle, dimana Konsep 3R jangan hanya di TPA, tapi dimulai dari TPS bahkan rumah tangga. Ini tugas bersama.
Salah satu isu yang menyita perhatian adalah rendahnya kemampuan literasi di tingkat sekolah dasar yakni pentingnya nilai Literasi bagi peserta didik di tingkat Dasar mengatasi masalah Baca, Tulis dan Hitung (Calistung), sebagai Penguatan anak usia dini.
Pemkab bersama para guru akan fokus pada peningkatan literasi dan numerasi secara masif. Redistribusi guru juga segera dilakukan agar pemerataan kualitas pendidikan terwujud.
Dalam bidang kebudayaan, pemerintah daerah telah mengesahkan perda bahasa daerah. Sebanyak 10 rumpun dialek Yamdena mulai dikembangkan bersama perguruan tinggi, termasuk Universitas Lelemuku Saumlaki dan mitra dari Belanda.
Juliana menekankan pentingnya pelestarian bahasa, seni tari, pakaian, makanan, hingga adat istiadat.
“Tanimbar kaya akan budaya. Mari kita lestarikan bersama. Ke depan, Tanimbar bisa menjadi kabupaten seni budaya jika kita semua mendukung,” tuturnya.
Menanggapi dinamika hubungan pemerintah dan media, Wakil Bupati menegaskan keterbukaan Pemkab, dan Pemkab tidak resistens terhadap wartawan, sebab Insan Pers sahabat dan corong Pemerintah daerah untuk menyebarkan semua informasi Pembangunan,namun perlu komunikasi etis.
| Baca juga: Aksi Reboisasi Solusi Tangkal Gejala Alam |
Ratuanak mencontohkan tokoh pers nasional Andy Noya sebagai teladan, yang komunikatif dan Profesional untuk mengangkat sebuah Topik hangat, serta mencari solusi terhadap permasalahan yang terjadi di lapangan.
Sementara itu, Bupati Ricky Jauwerissa memaparkan detail program 100 hari kerja periode 2025–2030. Beberapa capaian penting antara lain, masing – masing, percepatan pembangunan RSUD dr. P.P. Magretti, penyambungan listrik 30 KVA, audit investigasi RSUD, serta layanan kesehatan gratis di 14 puskesmas, redistribusi tenaga guru, rehabilitasi sekolah, lomba literasi tingkat SD sampai SMA, dan kerjasama peningkatan kompetensi guru dengan universitas.
Dikatakan Jauwerissa, Perekonomian Desa perlu dilalui pembentukan Koperasi Merah Putih, panen padi di berbagai kecamatan, distribusi bibit, bantuan anakan kelapa, serta program pasar murah.
“Pemberdayaan Nelayan dengan pengadaan sarana tangkap, penerbitan buku kapal perikanan, serta pembinaan teknologi penangkapan modern”, kata Jauwerissa.
Menurutnya Reformasi Birokrasi, dari alur mutasi/rotasi pejabat eselon, seleksi terbuka, serta penerapan tanda tangan elektronik dan pembangunan Command Center, olehnya itu Melalui berbagai program ini, Pemkab Kepulauan Tanimbar berkomitmen menghadirkan pemerintahan yang transparan, berorientasi pelayanan, dan berpihak pada masyarakat.
“Generasi emas 2045 bukan hanya ditentukan oleh pemimpin, tetapi oleh kita semua. Mari bersama-sama membangun Tanimbar dengan hal-hal positif,” tutup Ratuanak.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....