Lestarikan Bahasa Kei pada Instansi Pemerintah
- 30 Agt 2026 04:56 WIB
- Tual
RRI.CO.ID, Langgur - Di kepulauan kei baik di kota Tual maupun Kabupaten Maluku Tenggara, diharapkan bahasa Kei harus digunakan lagi pada setiap hari Jumat dalam berbagai kegiatan, terutama di instansi pemerintah.
Tujuan ini untuk melestarikan dan menjaga bahasa Kei yang merupakan bahasa ibu bagi penduduk etnis Kei mengingat sebagian masyarakat kei belum fasih menggunakan bahasa kei , oleh karena itu masyarakat meminta dihidupkan kembali kebijakan bupati Maluku Tenggara M.Taher Hanubun seperti beberapa tahun lalu pada periode sebelumnya tentang penggunaan bahasa kei pada setiap hari jumat.
Permintaa itu disampaikan pemerhati RRI Langgur dari desa Rerean Kecamatan kei Besar Selatan Barat Andreas Bravo, lewat layanan interaksi pada acara "Hallo RRI" belum lama ini. Dia mengutip seperti yang disampaiakan Bupati Maluku Tenggara, Muhammad Taher Hanubun beberapa tahun lalu penggunaan bahasa daerah Maluku Tenggara atau bahasa Kei diberlakukan setiap hari jumat untuk berinteraksi dan berkomunikasi. Baik untuk masyarakat setempat maupun bagi masyarakat luar yang berkunjung di daerah kei.
"Saya minta kepada pemerintah kabupaten Maluku Tenggara dan kota Tual untuk menghidupkan kembali pada semua instansi pemerintah, agar setiap hari jumat menggunakan bahasa kei seperti beberapa tahun lalu." Pinta Bravo
| Baca juga: "War Takjil" dan Filosofi "Ajjala" |
Kebijakan yang diambil pemerintah bermaksud untuk melindungi bahasa Kei sebagai jati diri orang Kei agar tidak hilang seiring perkembangan zaman. Menurut Andreas Bravo, pelestarian budaya lokal seperti pemberlakuan bahasa Kei dalam setiap interaksi memiliki nilai positif dan bermanfaat bagi kehidupan masyarakat karena mampu mempengaruhi setiap orang untuk cepat beradaptasi dengan lingkungan.
Langkah tepat untuk melestarikan bahasa ibu meliputi mengenalkan bahasa daerah sejak dini pada keluarga, menggunakan bahasa daerah dalam komunikasi sehari-hari, dan mendorong rasa bangga terhadap bahasa dan budaya lokal. Selain itu, penting untuk mendukung pendidikan dan media yang menggunakan bahasa daerah, serta membangun komunitas yang aktif dalam melestarikan bahasa daerah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....