Toffi: Bahasa Kei Wajib Dilestarikan untuk Generasi Selanjutnya
- 17 Jun 2026 12:51 WIB
- Tual
RRI.CO.ID, Langgur - Salah satu warisan tak benda yang diusulkan kabupaten maluku tenggara adalah bahasa kei. Bahasa kei menjadi salah satu warisan tak benda yang diusulkan bersama lima kebudayaan lainnya.
Hal ini dikarenakan bahasa kei menjadi salah satu bahasa yang dinilai, akan segera punah jika tidak dilestarikan. Kepada rri.co.id, Plt.Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Maluku Tenggara, Budhi Toffi, mengatakan dilihat saat ini generasi muda tidak lagi bisa berbahasa kei dengan fasih.
"Dari sekian banyak, kita ambil contoh saja warisan tak benda kita, yakni salah satu dari enam yang maluku tenggara ajukan, yakni bahasa kei. Bahasa kai masih ada dan digunakan, tetapi lambat laun sudah mulai berkurang, kebanyakan yang menggunakan hanya warga di pedesaan," jelas Toffi.
Toffi menambahkan jikapun di temukan biasanya lebih banyak yang berdomisili di desa masing-masing. Maka dari itu pihaknya merasa bahasa kei perlu dilestarikan dengan berkolaborasi dengan dinas pendidikan, agar kembali memasukan bahasa kei di dalam kurikulum lokal.
"Dan generasi muda, walaupun mereka mengerti, jika diminta untuk ngomong dengan bahasa kei, mereka sudah tidak fasih bahkan ada yang tidak bisa sama sekali. Maka dari itu kita revitalisasi kembali, bekerjasama dengan dinas pendidikan, agar memasukan bahasa kei ke dalam kurikulum pelajaran SD dan SMP, agar bisa kembali diajarkan ke generasi selanjutnya," terang Toffi.
Toffi sangat yakin, dengan kembali mewajibkan generasi muda mempelajari bahasa kei, tidak akan terjadi kepunahan akan bahasa ini. Selain itu, sebagai warisan tak benda, bahasa kei wajib dilestarikan oleh masyarakat kei, sebagai suatu kebanggaan dari daerah ini.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....