Orang Kay Langgur, Jabatan Milik Bersama, Pemimpin Tak Boleh Memihak

  • 19 Sep 2026 19:27 WIB
  •  Langgur

Rri.co.id_Langgur : Penyelesaian setiap masalah di tengah masyarakat harus dilakukan secara adil, di mana seorang kepala ohoi (kepala desa) wajib berdiri netral sebagai penengah tanpa memihak. Hal tersebut ditegaskan oleh Kepala Ohoi Langgur, Hironimus Dumatubun.

Dumatubun menyampaikan pentingnya peran pemimpin adat sebagai penengah yang baik. Dalam kesempatannya, ia mengenang pesan mendalam dari almarhum ayahnya, Valensius Dumatubun, yang dulunya juga menjabat sebagai Orang Kay Langgur. Kala itu, sang ayah pernah berpesan kepada adiknya: “Orang Kay tak punya istri, tak punya ipar, tak punya adik, dan tak punya anak.”

Pesan tersebut sempat membuat Dumatubun bertanya-tanya saat masih muda. Namun, setelah kini dipercaya mengemban amanah sebagai Orang Kay Langgur, ia baru memahami makna di balik perkataan almarhum ayahnya—bahwa sebuah jabatan tidak memandang hubungan kekerabatan pribadi.

"Jabatan bukan milik pribadi, melainkan milik semua orang. Oleh karena itu, setiap tindakan dan keputusan harus mencerminkan kepentingan bersama," ujar Dumatubun.

Prinsip netralitas ini dibuktikan Dumatubun dalam berbagai penyelesaian konflik. Ia mengungkapkan telah beberapa kali menyelesaikan persoalan warga yang bahkan sudah masuk ke tingkat kepolisian hingga kejaksaan. Lewat peran Orang Kay, masalah-masalah tersebut berhasil diselesaikan secara adat dan kekeluargaan berdasarkan kesepakatan bersama yang dituangkan dalam berita acara.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa penyelesaian masalah tetap dilakukan dengan berpatokan pada batasan kewenangan Orang Kay, mengingat tidak semua persoalan adat dapat diputuskan begitu saja oleh seorang kepala ohoi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....