Luhkan Tual Ikuti Peluncuran Simulator dan Pengukuhan P3H

  • 22 Agt 2026 01:51 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID, Tual - Penyuluh Perikanan (Luhkan) Kota Tual mengikuti secara daring peluncuran dan penggunaan perdana Fishing Navigation (Bridge) dan Engine Simulator yang digelar Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan (BPPP) Ambon, Jumat (21/8/2026). Kegiatan tersebut diikuti dari Posko Penyuluh yang berada di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Tual dan dirangkaikan dengan pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

Rangkaian kegiatan diawali dengan tarian sambutan dan doa, kemudian dilanjutkan dengan peluncuran serta peresmian penggunaan perdana Bridge dan Engine Simulator. Kegiatan juga dirangkaikan dengan peresmian 16 Klinik Halal, pengukuhan 84 Penyuluh Kelautan dan Perikanan sebagai Pendamping Proses Produk Halal (P3H) yang tersebar di tujuh provinsi di Kawasan Indonesia Timur, serta penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara BPPP Ambon dengan sejumlah pemangku kepentingan dan mitra strategis.

Dari Posko Penyuluh, kegiatan daring tersebut turut diikuti tiga pelaku usaha yang merupakan ketua Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar) di Dusun Mangon. Kehadiran mereka menjadi bagian dari penguatan program pendampingan proses produk halal, yang nantinya tidak hanya diperuntukkan bagi peserta yang mengikuti kegiatan, tetapi juga dapat dimanfaatkan pelaku UMKM kelautan dan perikanan lainnya di Kota Tual.

Kolaborasi BPPP Ambon dengan Satuan Kerja Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Provinsi Maluku menjadi langkah dalam memperkuat pelayanan dan pendampingan sertifikasi halal bagi pelaku UMKM. Melalui pengukuhan penyuluh sebagai Pendamping PPH, akses pendampingan diharapkan semakin luas sehingga pelaku usaha dapat memperoleh bantuan dalam memenuhi persyaratan proses sertifikasi halal produknya.

Sementara itu, pemanfaatan Bridge dan Engine Simulator menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelatihan, kompetensi dan kesiapan sumber daya manusia kelautan dan perikanan di kawasan Indonesia Timur. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan mendukung lahirnya SDM maritim yang profesional, kompeten dan mampu bersaing hingga tingkat internasional.

Bagi Penyuluh Perikanan Kota Tual, keterlibatan dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen untuk memperkuat peran penyuluh dalam peningkatan kapasitas dan pemberdayaan masyarakat. Melalui pelatihan, penyuluhan serta pendampingan sertifikasi halal, penyuluh diharapkan dapat membantu semakin banyak pelaku UMKM kelautan dan perikanan di Kota Tual meningkatkan kualitas, legalitas dan daya saing produknya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....