Sejarah Pramuka Berawal dari Era Hindia Belanda

  • 14 Agt 2026 10:26 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID, Tual - Jauh sebelum Gerakan Pramuka terbentuk pada 1961, kegiatan kepanduan sebenarnya sudah berkembang di Indonesia sejak zaman Hindia Belanda.

Pada 1912, latihan kepanduan mulai dilakukan di Batavia. Kelompok tersebut kemudian menjadi cabang Nederlandsche Padvinders Organisatie (NPO). Dua tahun kemudian, cabang itu berdiri sendiri dengan nama Nederlands-Indische Padvinders Vereeniging (NIPV) atau Persatuan Pandu-Pandu Hindia Belanda.

Pada masa tersebut, sebagian besar anggota NIPV berasal dari kalangan keturunan Belanda. Namun, perkembangan kepanduan kemudian mulai menjangkau masyarakat bumiputera.

Pada 1916, Mangkunegara VII di Solo membentuk Javaansche Padvinders Organisatie. Organisasi tersebut menjadi salah satu tonggak penting perkembangan kepanduan yang diikuti masyarakat pribumi.

Setelah itu, berbagai organisasi kepanduan bermunculan dengan latar belakang agama, kebangsaan, kesukuan, maupun kelompok masyarakat tertentu. Di antaranya Padvinder Muhammadiyah atau Hizbul Wathan, Nationale Padvinderij, Syarikat Islam Afdeling Pandu, Kepanduan Bangsa Indonesia, Indonesisch Nationale Padvinders Organisatie, Pandu Indonesia dan berbagai organisasi lainnya.

Perkembangan kepanduan di Hindia Belanda pun berlangsung cukup pesat. Bahkan, aktivitas tersebut menarik perhatian tokoh kepanduan dunia, Lord Baden-Powell.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....