Cetak Sejarah, 5 Siswa SD Negeri Yatwav Perdana Ikuti Ujian Berbasis Komputer

  • 22 Mei 2026 11:50 WIB
  •  Tual

RRI. CO. ID Langgur : Sebuah tonggak sejarah baru dalam dunia pendidikan berhasil diukir di wilayah terpencil Maluku Tenggara. Untuk pertama kalinya sejak sekolah berdiri, siswa-siswi kelas VI SD Negeri Inpres Yatwav melaksanakan Ujian Satuan Pendidikan (USP) SD Tahun 2026 berbasis komputer secara online langsung dari dalam ruang kelas.

Lompatan besar menuju era digitalisasi ini tidak lepas dari persiapan matang pihak sekolah serta dukungan penuh dari pemerintah ohoi setempat.

Kesuksesan pelaksanaan ujian digital perdana ini merupakan buah dari kerja keras dan dedikasi tenaga pendidik. Wali Kelas VI SD Negeri Inpres Yatwav, Leonardus Kameubun, mengungkapkan bahwa dirinya telah mempersiapkan para siswa secara intensif sejak enam bulan yang lalu.

Persiapan tersebut dilakukan agar para siswa siap menghadapi seluruh rangkaian ujian, baik ujian praktik maupun ujian tertulis.

"Kami telah mempersiapkan siswa dengan matang sejak 6 bulan lalu, agar memasuki ujian praktik maupun Ujian Satuan Pendidikan (USP) SD tahun 2026 ini dapat berjalan dengan baik, lancar, dan siswa mampu menjawab soal saat ujian berlangsung," jelas Kameubun.

Kameubun juga mengaku sangat bangga dengan kelima anak asuhnya. Selama masa persiapan, para siswa menunjukkan tingkat kedisiplinan yang tinggi dan selalu menyerap dengan baik setiap materi yang diajarkan sebagai bekal ujian. Ia berharap ketekunan ini membuahkan hasil yang maksimal.

Apresiasi yang sama juga datang dari Pemerintah Ohoi Yatwav. Sekretaris Ohoi, Daniel Wemaf, yang juga merupakan alumni dari sekolah tersebut, menyatakan rasa bangga dan harunya atas kinerja kepala sekolah dan dewan guru yang memiliki semangat luar biasa demi mendorong mutu pendidikan di wilayah terpencil.

Daniel mengenang kembali perjalanan panjang kurikulum pendidikan di sekolah ini. Sejak era EBTA-EBTANAS pada tahun 1984, hingga gelombang teknologi informasi masuk ke dunia pendidikan sepanjang periode 2003–2025, SD Negeri Inpres Yatwav selalu melaksanakan ujian secara manual menggunakan kertas.

"Sejak tahun 1984 hingga 2025, sekolah ini masih melaksanakan ujian di atas kertas. Tapi saat ini, Puji Tuhan, sebanyak 5 orang siswa kelas VI sudah menggunakan teknologi digitalisasi berbasis komputer secara online. Ini adalah yang pertama kali dan perdana dalam sejarah sekolah," ungkap Daniel dengan penuh syukur.

Meskipun sukses bermigrasi ke sistem digital, Daniel tidak menampik bahwa tantangan infrastruktur masih membayangi wilayah mereka.

Sebagai pemerintah ohoi sekaligus alumni, Daniel menegaskan komitmennya untuk terus berdiri bersama pihak sekolah. Dirinya akan terus mendampingi, mengawal proses ujian, dan berkoordinasi intensif dengan para guru demi kemajuan SD Negeri Inpres Yatwav .

Daniel juga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak yang menaruh kepedulian pada pendidikan di Ohoi Yatwav.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....