Penyebab Utama Stunting di Ohoi Dunwahan

  • 29 Jul 2026 09:33 WIB
  •  Tual
Poin Utama
  • bertujuan untuk mengurangi angka stunting dengan mengembangkan abon ikan lokal

RRI.CO.ID Langgur : Peduli stunting adalah gerakan bersama untuk mencegah dan mengatasi masalah kurang gizi kronis pada anak melalui pemenuhan gizi seimbang, pola asuh yang baik, serta sanitasi layak.

Penyebab utama stunting di Ohoi Dunwahan adalah rendahnya asupan gizi, terutama protein hewani yang sangat penting untuk perkembangan anak usia dini. Meskipun ikan melimpah di kawasan pesisir, konsumsi ikan di rumah tangga masih terbatas, dan produk olahan tahan lama seperti abon ikan jarang ditemui.

Selain itu, rendahnya pemahaman masyarakat mengenai pentingnya gizi seimbang untuk balita turut memperburuk kondisi tersebut. Untuk mengatasi permasalahan ini, tim pengusul dari Politeknik Kesehatan Kemenkes Maluku Prodi D-3 Keperawatan Tual mengusulkan program pengabdian masyarakat dengan judul "GIZI OHOI: Intervensi Gizi Berbasis Abon Ikan Lokal untuk Pencegahan Stunting di Ohoi Dunwahan." Beberapa waktu lalu

Ketua prodi D-3 Keperawatan Tual Politeknik Kesehatan Kemenkes Maluku Lucky Herry Noya, mengatakan, program ini bertujuan untuk mengurangi angka stunting dengan mengembangkan abon ikan lokal yang bergizi tinggi dan tahan lama sebagai makanan tambahan bagi balita. Pendekatan ini mengandalkan pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan pembuatan abon ikan yang dapat dilakukan oleh ibu rumah tangga dan kader Posyandu.

“Solusi yang ditawarkan meliputi pelatihan pengolahan ikan menjadi abon ikan yang mudah disiapkan dan dikonsumsi oleh anak-anak. Selain itu, program ini akan meningkatkan pemahaman ibu rumah tangga mengenai pentingnya konsumsi gizi seimbang melalui edukasi berbasis potensi lokal.” Jelas Lucky Noya

Lanjut Lucky Noya, dengan melibatkan masyarakat secara langsung, program ini diharapkan mampu mengatasi masalah gizi secara berkelanjutan. Luaran yang diharapkan dari kegiatan ini antara lain produk abon ikan lokal yang dapat meningkatkan status gizi balita, modul edukasi gizi berbasis pangan lokal, serta peningkatan kapasitas kader Posyandu dalam memberikan penyuluhan dan pengolahan pangan bergizi.

Program ini juga diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai cara mencegah stunting melalui konsumsi makanan bergizi. Pelaksanaan program akan melibatkan seluruh elemen masyarakat Ohoi Dunwahan, termasuk ibu rumah tangga, kader Posyandu, dan tokoh adat.

Keberlanjutan program akan dijamin dengan penguatan kapasitas masyarakat dalam memproduksi dan mengonsumsi abon ikan, serta penguatan jejaring antara Posyandu, pemerintah desa, dan komunitas setempat. Dengan demikian, program ini dapat memberikan solusi yang berkelanjutan bagi masalah stunting di Ohoi Dunwahan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....