Bupati Malra Dorong Sportivitas dan UMKM Melalui Turnamen Voli Antar-Ohoi

  • 25 Jul 2026 15:29 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID, Langgur - Turnamen bola voli putra-putri antar-ohoi tingkat kecamatan resmi dibuka secara serentak di 11 kecamatan di Kabupaten Maluku Tenggara, Sabtu (26/7/2026). Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang adu kemampuan olahraga, tetapi juga didorong sebagai sarana memperkuat persaudaraan antarwarga sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat desa.

Bupati Maluku Tenggara, Muhammad Thaher Hanubun, melalui sambutan yang dibacakan para camat saat pembukaan turnamen, mengajak seluruh peserta dan pendukung menjadikan kompetisi sebagai ruang membangun kebersamaan. Menurutnya, semangat persatuan harus tetap dijaga meski setiap tim membawa nama dan kebanggaan ohoi masing-masing.

Bupati menegaskan sportivitas menjadi nilai utama yang harus dijunjung selama pertandingan berlangsung. Para atlet diminta menunjukkan kemampuan terbaik tanpa mengabaikan sikap saling menghormati, baik kepada lawan maupun perangkat pertandingan.

Selain sportivitas, perhatian khusus juga diberikan pada aspek keamanan. Pemerintah daerah mengingatkan seluruh pihak agar tidak menjadikan turnamen sebagai pemicu gesekan antarpendukung yang dapat merusak hubungan sosial yang selama ini terjalin baik di tengah masyarakat.

"Kegiatan olahraga harus menjadi sarana mempererat hubungan antar-ohoi, bukan sebaliknya," demikian pesan yang disampaikan dalam sambutan tersebut.

Untuk menjaga suasana tetap kondusif, kepala ohoi, tokoh adat, tokoh pemuda, dan panitia diminta aktif mengawal jalannya pertandingan. Dukungan kepada tim favorit tetap diperbolehkan, namun harus dilakukan secara tertib dan tidak menyinggung kelompok lain.

Menariknya, pemerintah daerah juga melihat turnamen ini sebagai peluang ekonomi bagi masyarakat. Kehadiran pemain, official, dan penonton dari berbagai wilayah berpotensi menciptakan perputaran uang yang berdampak langsung pada pelaku usaha lokal.

Karena itu, camat dan pemerintah ohoi didorong memberikan ruang bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk berjualan di sekitar lokasi pertandingan. Produk makanan, minuman, hasil olahan laut, kerajinan tangan, hingga tenun lokal diharapkan dapat menjadi pilihan utama yang ditawarkan kepada pengunjung.

Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara menilai olahraga, ketertiban sosial, dan penguatan ekonomi masyarakat merupakan tiga hal yang saling berkaitan. Melalui turnamen yang berlangsung di seluruh kecamatan ini, masyarakat diharapkan tidak hanya memperoleh hiburan dan prestasi olahraga, tetapi juga manfaat ekonomi yang dapat dirasakan langsung di tingkat ohoi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....