Harga BBM Naik Batasi Mobilitas Warga

  • 28 Jul 2026 06:15 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID, Tual - Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) membuat warga lebih berhemat dengan mengurangi aktivitas berkendara, menunda perjalanan rekreasi, dan membatasi jalan-jalan agar pengeluaran harian tetap terkendali.

Dampak kenaikan BBM paling cepat dirasakan melalui meningkatnya biaya mobilitas harian. Masyarakat yang bergantung pada kendaraan pribadi, transportasi daring, angkutan umum, maupun kendaraan operasional usaha berpotensi mengalami peningkatan pengeluaran.

Hal itu pun diarasakan langsung warga kota Tual, Jhon Gandhu saat ditemui rri.co.id di kediaman senin ( 27/7/2026 ) mengatakan, langkah ini dia lakukan sebagai bentuk penyesuaian di tengah isu efisiensi energi, penyesuaian aturan subsidi, dan antisipasi biaya transportasi.

“Untuk menyesuaikan ditengah efisiensi energi sehingga harga BBM naik, saya harus batasi mobilitas jalan-jalan untuk menghemat pengeluaran”. Ungkap John Gandhu

Kelompok masyarakat berpendapatan rendah dan pekerja informal menjadi kelompok yang paling rentan. Hal ini karena sebagian besar pendapatan mereka digunakan untuk kebutuhan dasar seperti pangan, transportasi, pendidikan, dan kesehatan. Ketika harga energi naik, daya beli masyarakat dapat menurun, terutama jika kenaikan tersebut diikuti oleh kenaikan harga barang dan jasa lainnya.

Kajian SMERU mengenai kenaikan harga BBM dan pengurangan subsidi energi di Indonesia menunjukkan bahwa kenaikan harga BBM dapat memengaruhi tingkat kemiskinan melalui jalur inflasi komoditas. Namun, bantuan sosial yang tepat sasaran dapat membantu mengurangi dampak negatif terhadap kelompok rentan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....