Gema Peluit Serentak, Camat Kei Kecil Resmi Buka Turnamen Voli antar ohoi.
- 27 Jul 2026 13:03 WIB
- Tual
rri.co.id_Langgur: Kemeriahan tampak menyelimuti Lapangan Voli SMP Budi Mulia Langgur pada Sabtu, 25 Juli 2026. Lokasi tersebut menjadi pusat digelarnya Turnamen Bola Voli Antar-Ohoi Tingkat Kecamatan Kei Kecil, Kabupaten Maluku Tenggara (Malra).
Acara pembukaan tersebut secara resmi dibuka oleh Camat Kei Kecil, Yosep Aloysius Dumatubun, yang sekaligus bertugas membacakan sambutan tertulis dari Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Taher Hanubun.
Dalam sambutan Bupati Malra yang dibacakan oleh Camat Kei Kecil, Muhamad Taher Hanubun menyampaikan bahwa pembukaan turnamen bola voli antar-ohoi tingkat kecamatan ini dilaksanakan secara serentak di 11 kecamatan se-Kabupaten Maluku Tenggara.
"Pada hari Sabtu, tanggal 25 Juli ini, bunyi peluit bergeser secara serentak di 11 lapangan yang berbeda, namun tetap bergerak dalam satu irama. Hal ini menunjukkan kebersamaan kita dalam falsafah Vuut Ain Mehe Ngifun, Manut Ain Mehe Ni Tilur," ungkap Hanubun.
Bupati Malra menitipkan tiga poin penting yang wajib dipegang teguh oleh seluruh pihak hingga turnamen rampung yakni,
Sportivitas dan Integritas Wasit Para atlet diminta untuk selalu menjunjung tinggi sportivitas serta menjaga nama baik ohoi masing-masing. Kemenangan memang menjadi target, tetapi cara meraih kemenangan tersebut akan selalu diingat oleh orang banyak. Sementara itu, bagi para wasit dan panitia, Bupati menegaskan bahwa keadilan adalah harga diri turnamen.
Peran Strategis Atlet Putri Bupati memberikan perhatian khusus kepada para atlet putri. Kehadiran perempuan di lapangan bukan sekadar pelengkap, melainkan tolak ukur kemajuan sebuah ohoi.
Keamanan, Ketertiban, dan Menghormati Adat Mengingat turnamen ini mempertemukan warga antar-ohoi, setiap tim diminta untuk menerima kekalahan secara jantan, layaknya laki-laki dan perempuan Kei yang memahami adat istiadat (adat Kei).
Hanubun mengatakan para atlet harus menghormati keputusan wasit, dan sampaikan keberatan secara prosedural kepada panitia dan Pendukung diizinkan memberi semangat pada tim kesayangan, namun dilarang keras menghina ohoi lain, serta tidak boleh membawa minuman keras maupun senjata tajam di area pertandingan.
Bupati juga mengimbau seluruh kepala ohoi, tokoh adat, dan tokoh pemuda agar turun tangan langsung mengawal dan mendukung masing-masing ohoi. Langkah ini dinilai krusial, sebab satu insiden kericuhan kecil dalam pertandingan berpotensi merusak hubungan baik antarohoi yang telah terjalin lama.
Pembukaan turnamen ini turut dihadiri oleh berbagai elemen penting daerah, di antaranya, Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Malra, Para tokoh adat, Para kepala ohoi se-lingkup Kecamatan Kei Kecil, Unsur pihak keamanan, Para atlet beserta masyarakat umum.
Ajang ini diharapkan tidak hanya melahirkan atlet voli yang berprestasi, tetapi juga semakin mempererat kebersamaan, persaudaraan, dan kedamaian antar-ohoi di Kabupaten Maluku Tenggara.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....