Gema Kerahiman Ilahi dari Gereja Langgur, oleh Para Devosan Kei Kecil dan Kota Tual
- 26 Feb 2026 14:38 WIB
- Tual
RRI.CO.ID Langgur-_Suasana syahdu dan penuh khidmat menyelimuti Gereja Katedral Santa Maria Tak Bernoda Langgur pada Rabu (25/02/2026). Ratusan umat yang tergabung dalam komunitas Devosan Kerahiman Ilahi wilayah Kei Kecil dan Kota Tual berkumpul untuk melaksanakan ibadah Devosi Kerahiman Ilahi yang dirangkaikan dengan Jalan Salib bersama.
Kegiatan ini bukan sekadar ibadah lokal, melainkan bagian dari gerakan doa serentak yang dilakukan oleh para devosan di wilayah Indonesia Timur, meliputi Papua, NTT, Maluku (khususnya Langgur), dan berbagai wilayah lainnya.
Ibadah dimulai dengan pendarasan doa Koronka dan devosi kepada Kerahiman Ilahi. Ruang gereja dipenuhi kekhusyukan saat para devosan menyisipkan doa-doa pribadi serta nyanyian pujian yang menggugah jiwa. Usai devosi, umat melanjutkan dengan prosesi Jalan Salib untuk merenungkan sengsara Kristus di masa Prapaskah ini.
Ketua Devosan Kerahiman Ilahi Wilayah Kei Kecil dan Kota Tual, Bapak Yopi Renyaan, memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh anggota yang hadir dan mengambil bagian dalam momen spiritual ini.
"Pelaksanaan ibadah devosi dan Jalan Salib ini dilakukan secara live dan serentak di seluruh wilayah Indonesia Bagian Timur. Ini adalah wujud kesatuan hati kita," ujar Yopi Renyaan.
Melalui Media Komsos Kei, Yopi Renyaan menyampaikan salam persaudaraan kepada seluruh devosan di Indonesia Timur dengan semboyan khas: "Salam Kerahiman: Sukses Dunia, Sukses Akhirat!"
Beliau berharap agar semangat Kerahiman Ilahi terus diserukan di mana-mana untuk membawa jiwa-jiwa kembali kepada kasih Allah. Yopi juga menekankan pentingnya menjalankan mandat dari Kongres Devosi Kerahiman Ilahi Nasional di Merauke.
"Visi nasional kita jelas: menyiapkan dunia dan menyiapkan jiwa-jiwa untuk kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kalinya. Pergerakan ini harus dimulai dari akar rumput, mulai dari wilayah, paroki, stasi, hingga ke lingkungan dan rukun," tegasnya.
Senada dengan hal tersebut, pengurus Devosan Kerahiman Ilahi lainnya, Ronal Tethol, menyerukan pesan aksi nyata bagi seluruh anggota. Ia mengingatkan bahwa doa harus membuahkan perbuatan.
"Ketika kembali ke paroki dan stasi masing-masing, jangan hanya berhenti di doa. Kita dipanggil untuk melakukan aksi peduli kasih kepada sesama, terutama dalam masa Prapaskah ini menjelang Tri Hari Suci nanti," Ungkap Ronal.
Perayaan ini menjadi bukti bahwa api Kerahiman Ilahi terus menyala terang di Kepulauan Kei, menguatkan iman umat dalam menanti kebangkitan Kristus.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....