Ansor Diminta Jadi Jembatan Nilai Islam dan Kearifan Lokal

  • 22 Mei 2026 11:52 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID, Langgur - Ketua Nahdlatul Ulama Cabang Maluku Tenggara, Ahmad Raharusun, meminta kader Gerakan Pemuda Ansor menjadi jembatan antara nilai Islam dan kearifan lokal dalam kehidupan masyarakat Maluku Tenggara. Kader Ansor harus mampu menghadirkan nilai keagamaan yang berjalan seiring dengan budaya dan adat istiadat masyarakat daerah, Jumat (22/5/2026).

Raharusun mengatakan Nahdlatul Ulama sejak awal dibangun dengan semangat menjaga keseimbangan antara ajaran Islam, nilai kebangsaan, dan budaya lokal. Karena itu, kader Ansor diminta menjaga marwah organisasi sekaligus merawat nilai-nilai adat yang hidup di tengah masyarakat Maluku Tenggara.

“Jadilah jembatan antara nilai-nilai keislaman, nilai-nilai kebangsaan, dan nilai-nilai kearifan lokal di setiap warga Nahdliyin,” kata Raharusun.

Ia menjelaskan prinsip Ahlussunnah wal Jamaah yang dianut Nahdlatul Ulama mengajarkan sikap moderat, toleran, dan menghargai keberagaman budaya. Dalam konteks masyarakat Maluku Tenggara yang hidup dengan falsafah Larvul Ngabal, nilai tersebut dinilai penting untuk menjaga kehidupan sosial tetap harmonis dan damai.

“GP Ansor bukan organisasi untuk mencari jabatan, tetapi wadah berhikmah kepada umat dan bangsa. Bekerjalah dengan ikhlas dan tetap rendah hati kepada semua orang,” ujarnya.

Menurut Raharusun, organisasi kepemudaan memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga persatuan dan memperkuat kehidupan sosial masyarakat di tengah tantangan perkembangan zaman. Karena itu, kader Ansor diminta membangun sinergi dengan pemerintah daerah, organisasi keagamaan, dan seluruh elemen masyarakat untuk menjaga stabilitas sosial di daerah kepulauan.

Ia juga menekankan pentingnya kaderisasi yang tidak hanya membangun kemampuan intelektual, tetapi juga memperkuat spiritualitas kader. Dengan keseimbangan tersebut, GP Ansor diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang berkarakter, memiliki kepedulian sosial, serta mampu menjaga nilai Islam dan budaya lokal secara bersamaan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....