Jalankan Ibadah karena Allah Bukan Hanya Pujian Manusia
- 04 Apr 2026 17:26 WIB
- Tual
Poin Utama
- Tanpa niat yang lurus, amal sebesar apa pun bisa menjadi sia-sia di sisi Allah.
RRI.CO.ID, Langgur - Ibadah yang ikhlas wajib ditujukan semata-mata mencari ridha Allah SWT, bukan untuk dipuji manusia (riya) atau mencari keuntungan duniawi. Niat ikhlas adalah fondasi utama diterimanya amal; tanpa keikhlasan, ibadah menjadi sia-sia dan pahala gugur. Menghindari riya dan ujub adalah cara utama menjaga kesucian hati dalam beribadah.
Ust. Sodikin, saat khotbah sholat jumat di masjid Al- Falah Perumnas Maluku Tenggara (03/4/2026) memaparkan, setiap amal perbuatan yang dilakukan oleh seorang muslim, baik besar maupun kecil, sangat bergantung pada niatnya. Dalam Islam, niat adalah inti dari setiap amal, dan nilai amal seseorang ditentukan bukan oleh seberapa besar hasilnya, tetapi seberapa tulus hatinya ketika melakukannya.
Niat ikhlas dalam beramal berarti seseorang melakukan perbuatan semata-mata karena mengharap ridha Allah SWT, bukan karena ingin dipuji, dihormati, atau mendapatkan keuntungan duniawi.
Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya setiap amal tergantung pada niatnya, dan sesungguhnya setiap orang akan mendapatkan sesuai dengan apa yang diniatkannya.” (HR. Bukhari dan Muslim). Hadis ini menjadi dasar bahwa niat ikhlas dalam beramal adalah fondasi utama agar amal diterima oleh Allah SWT. Tanpa niat yang lurus, amal sebesar apa pun bisa menjadi sia-sia di sisi Allah.
Niat ikhlas dalam beramal juga menjadi pembeda antara amal ibadah dan perbuatan biasa. Misalnya, bekerja mencari nafkah bisa bernilai ibadah jika diniatkan untuk menafkahi keluarga karena Allah, bukan semata-mata demi kekayaan. Dengan niat yang ikhlas, aktivitas sehari-hari pun bisa berubah menjadi ladang pahala.
Namun, menjaga niat ikhlas dalam beramal tidaklah mudah. Godaan pujian, rasa ingin diakui, atau keinginan untuk dihormati sering kali menggerus keikhlasan hati. Itulah mengapa seorang muslim perlu terus melatih dirinya agar niatnya tetap bersih dan hanya tertuju kepada Allah SWT.
“Kesadaran bahwa Allah melihat hati, bukan sekadar aksi lahiriah, seharusnya menuntun setiap hamba untuk menata niatnya sebelum, saat, dan setelah beramal. Dengan begitu, niat ikhlas dalam beramal menjadi kunci utama diterimanya amal di sisi Allah.” Papar Ust. Sodikin
Allah SWT Maha Mengetahui isi hati manusia. Dia mengetahui apakah seseorang melakukan amal dengan niat ikhlas dalam beramal atau sekadar ingin dipuji. Dalam Al-Qur’an, Allah berfirman, “Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama dengan lurus...” (QS. Al-Bayyinah: 5). Ayat ini menunjukkan betapa pentingnya ketulusan dalam setiap amal.
Lanjut Ust. Sodikin, banyak orang mungkin terlihat rajin beribadah dan menolong sesama, tetapi jika tidak disertai niat ikhlas dalam beramal, maka amal tersebut bisa kehilangan nilainya. Allah menilai bukan dari besarnya aksi, melainkan dari kemurnian hati yang melandasinya. Inilah sebabnya mengapa amal kecil dengan niat tulus bisa lebih berharga daripada amal besar yang dilakukan untuk riya atau pamrih.
Rasulullah SAW juga pernah menyampaikan bahwa di hari kiamat kelak, ada orang yang tampak seperti banyak beramal, namun tidak mendapatkan pahala karena amalnya dilakukan untuk mencari perhatian manusia, bukan karena Allah. Niat ikhlas dalam beramal menjadi pembeda antara amal yang diterima dan yang tertolak.
Seseorang yang memahami bahwa Allah melihat hatinya akan lebih berhati-hati dalam beramal. Ia akan berusaha memastikan bahwa setiap amalnya bebas dari niat tersembunyi selain mengharap ridha Allah. Ia tidak mudah kecewa jika amalnya tidak dihargai manusia, karena tujuannya bukan untuk mereka.
"Dengan demikian, memahami bahwa Allah melihat hati, bukan hanya aksi, mengajarkan kita untuk selalu introspeksi dan memperbarui niat ikhlas dalam beramal. Sebab, keikhlasan itulah yang membuat amal kita bermakna di sisi Allah SWT." Tutup Ust. Sodikin
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....