Cuaca Ekstrim Mempengaruhi Harga Ikan di Pasar Tual
- 12 Mar 2026 19:34 WIB
- Tual
RRI.CO.ID, Tual - Cuaca ekstrim yang melanda Kepulauan Kei akhir-akhir ini turut mempengaruhi harga ikan. Berdasarkan pantauan rri.co.id hingga Kamis (12/3/2026) siang, di Pasar Maren Tual harga ikan alami lonjakan terutama pada jenis ikan karang dan dasar laut seperti kerapu dan bubara.
Salah satu penjual ikan, Agus Sunanto mengatakan, dirinya cukup alami kesulitan untuk mendapatkan ikan dari nelayan selama masa cuaca ekstrim. Selain itu jumlahnyapun semakin sedikit sehingga terpaksa dijual dengan harga lebih mahal dari kondisi normal.
Agus menuturkan, saat kondisi normal dia bisa mendapatkan ikan dari nelayan hingga empat ember per hari, namun dalam situasi saat ini maksimal yang didapat hanya dua bahkan satu ember.
“Kondisi sekarang untuk mendapatkan ikan agak susah karena angin, gelombang, arus, biasanya cuaca begini harga ikan mahal, biasa satu hari kita dapatnya tiga kadang empat ember, kalau cuaca begini palingan satu ember,” kata Agus.
Sementara itu, salah satu nelayan sekaligus penjual asal Desa Labetawi, Rahmawati mengaku, dia dan suaminya yang biasa melaut setiap hari mulai mengurangi aktifitas melautnya selama cuaca ekstrim. Selain faktor keselamatan, kondisi cuaca ekstrim juga mempengaruhi jumlah ikan yang didapat bahkan terkadang tidak mendapat hasil sama sekali.
Menurut Rahmawati, situasi seperti ini menjadi dilematis karena apabila menaikkan harga akan mempengaruhi minat pembeli. Sementara di lain sisi resiko yang dihadapi cukup besar saat melakukan aktifitas melaut.
Meskipun menghadapi banyak tantangan namun Agus Sunanto dan Rahmawati mengemukakan, mereka akan tetap melakukan aktifitas melaut dan menjual ikan karena pekerjaan ini merupakan sumber kehidupan mereka.