Pandangan Masarakat Tual terhadap Fenomena Bloodmoon

  • 04 Mar 2026 11:17 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID, Tual - Salah seorang warga Kota Tual yang juga merupakan akademisi, Samuel Kuriake Balubun, dalam menanggapi peristiwa gerhana bulan total atau bloodmoon, kepada rri.co.id mengatakan, peristiwa gerhana baik gerhana bulan maupun gerhana matahari tidak hanya merupakan sebuah fenomena ilmu tetapi juga memiliki makna yang mendalam secara spiritual.

Menurutnya, munculnya fenomena gerhana bulan total akan disaksikan oleh manusia dengan beragam sudut pandang, baik dari segi agama, sosial, hingga budaya. Dalam pandangannya, fenomena gerhana bulan selain dimaknai dari sisi ilmiah, namun juga dapat dimaknai sebagai simbol refleksi spiritual.

Dirinya selaku umat Kristiani juga memaknai hal ini sebagai peristiwa peringatan terhadap akhir zaman, sebagaimana yang tertulis dalam Alkitab. Olehnya itu, dalam menyikapinya dirinya secara pribadi akan melewatinya dengan berdoa dan beribadah.

“Fenomena ini dipandang manusia dari berbagai tempat dengan beragam sudut pandang, baik agama, sosial, budaya dan lain-lain, seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan pemahaman kita, ini merupakan fenomena ilmu tetapi juga memiliki makna yang mendalam dari segi spiritual,” kata Samuel.

Samuel juga mengajak kepada sesama masyarakat untuk meluangkan waktu menyaksikan momentum gerhana bulan total di lingkungan masing-masing apabila fenomena tersebut muncul kembali, karena selain sebagai momen refleksi spiritual, peristiwa ini juga termasuk langka dan tidak semua orang dapat menyaksikannya.

Sesuai harapannya, kondisi alam di Kepulauan Kei mendukung sehingga fenomena ini dapat disaksikan bersama oleh semua orang secara total dan menyeluruh tanpa ada hambatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....