Masyarakat Kei Diminta Waspada Dampak El-Nino Periode 2026

  • 23 Apr 2026 17:59 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID, Tual - Masyarakat Kepulauan Kei diminta waspada dampak El-Nino periode 2026. Hal ini merujuk hasil amatan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang memprediksi Indonesia akan menghadapi fenomena El-Nino yang akan menguat pada April hingga Oktober 2026.

Dampak utama yang ditimbulkan dari fenomena ini yakni kemarau panjang, yang berpotensi memperluas kebakaran hutan dan lahan hingga ancaman krisis pangan. Kepala BMKG Maluku Tenggara, Oktovianus J. Zadrak kepada rri.co.id mengatakan, masyarakat di Kepulauan Kei perlu meningkatkan kesiapsiagaan dan melakukan langkah-langkah mitigasi guna meminimalisir dampak dari fenomena ini.

Zadrak menambahkan, saat ini pihaknya juga gencar melakukan sosialisasi dan edukasi terkait hal ini, baik kepada masyarakat maupun pemangku kepentingan di Kota Tual dan Maluku Tenggara.

“El-Nino ini adalah fenomena yang mempengaruhi periode atau masa musim yang akan kita masuki, dalam hal ini musim kemarau, untuk saat ini BMKG terus melakukan update perkembangan dari El-Nino ini,” kata Zadrak.

Salah satu dampak serius yang dirasakan dari fenomena El-Nino adalah ancaman krisis pangan. Kekeringan panjang berpotensi menghambat produksi pangan yang diprediksi mengganggu stabilitas pangan nasional maupun daerah. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Tual, Darnawati Amir mengemukakan, menghadapi El-Nino tahun ini terasa lebih berat karena bersamaan dengan krisis energi global, efisiensi anggaran, hingga gangguan kamtibmas yang masih terjadi. Situasi ini akan mempengaruhi konsentrasi Pemerintah Daerah dalam menghadapinya.

“Tahun ini memang agak berat, kita harus siap-siap menerima resiko ini, karena sesungguhnya sebelum El-Nino kita juga sudah dihadapkan dengan krisis global, persolan harga energi yang naik sehingga alokasi anggaran mengalami efisiensi,” kata Darnawati.

Beberapa langkah antispatif telah diambil Pemerintah Kota Tual kata Darnawati, antara lain berkoordinasi dengan Perum Bulog untuk pengamanan stok beras untuk beberapa bulan kedepan.

Baik Darnawati maupun Zadrak menghimbau masyarakat lebih bijak dalam menghadapi El-Nino melalui mitigasi mandiri seperti memanfaatkan pekarangan untuk menanam sayur mayor, menghemat air, serta menerapkan pola hidup sehat, salah satunya dengan rutin mengonsumsi air putih agar terhindar dari dehidrasi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....