Gerhana Bulan Total Disaksikan Masyarakat Kei
- 04 Mar 2026 10:41 WIB
- Tual
RRI.CO.ID, Langgur - Puncak gerhana bulan total terjadi pada Selasa malam tadi. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Maluku Tenggara (Malra) telah memastikan fenomena ini dapat disaksikan pula oleh masyarakat di Kepulauan Kei dan sekitarnya. Hal ini berdasarkan penjelasan Prakirawan BMKG Maluku Tenggara, Putra Ramadhan, kepada rri.co.id Selasa siang.
Putra menjelaskan, fenomena ini dapat diamati secara totalitas di sejumlah wilayah di Indonesia dan beberapa negara seperti Australia dan Selandia baru. Sementara pada wilayah tertentu termasuk Indonesia Timur dapat menyaksikannya secara parsial atau tidak secara menyeluruh.
Fenomena gerhana bulan total diperkirakan terjadi pada pukul 20.06 WIT dengan metode pengamatan dapat dilakukan di semua lokasi selama tidak tertutup awan dengan menggunakan mata telanjang tanpa memerlukan kacamata khusus layaknya menyaksikan gerhana matahari. Apabila masyarakat ingin mendokumentasikan momen ini, Putra menyarankan dapat menggunakan teleskop sederhana maupun lensa kamera yang disesuaikan dengan objek.
“Kejadiannya gerhana bulan total di wilayah Indonesia Timur dan sebagian bear wilayah Australia, Selandia Baru serta bagian Amerika Utara, di beberapa lokasi Kepulauan Kei dapat melihat menyaksikan gerhana bulan secara totalitas,” kata Putra.
Putra menambahkan, berdasarkan siklus, fenomena gerhana bulan total biasa terjadi antara satu hingga tiga kali dalam setahun di wilayah yang berbeda. Sesuai pengamatan pihaknya, khusus di Kepulauan Kei dan sekitarnya, fenomena ini biasa terjadi pada rentang dua hingga tiga tahun.
Saat ditanya mengenai dampak dari fenomena ini terhadap cuaca harian maupun mingguan, Putra menjelaskan fenomena gerhana total atau blood moon nyaris tidak membawa dampak, namun melihat kondisi atmosfer Kepulauan Kei saat ini, fenomena ini akan berpengaruh terhadap volume pasang surut air laut di wilayah sekitar.
Putra menambahkan, durasi menyaksikan fenomena gerhana bulan total terjadi hanya sekitar sepuluh hingga dua puluh lima menit atau saat posisi bulan berada persis satu jalur dengan matahari. Setelah ada pergeseran, visibilitas bloodmoon secara otomatis akan berkurang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....