Takut kepada Allah Dalam Segala Keadaan

  • 30 Jan 2026 23:52 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID, Tual - Seseorang yang dari dalam hatinya sudah takut kepada Allah, maka Allah SWT menuntun langkahnya membaguskan akhlaknya serta memperbaiki kehidupannya menuju kepada tingkatan orang-orang yg istiqamah , tawadhu, shalih serta rendah diri dalam ke hidupanya dalm menggapai Ridha ilahi Rabbi.

Demikian sepenggal bait yang dipaparkan Ust.Amir Bisir Alkatiri dalam khutbah sholat jum’at (30/1/2026) di masjid Al-Ikhlas Islamic Center Kota Tual. Takut kepada Allah (khauf) dalam segala keadaan adalah fondasi keimanan yang mencegah maksiat, mendorong ketaatan, dan menghadirkan kesadaran akan pengawasan Allah, baik di keramaian maupun saat sepi. Sifat ini berbuah surga, ketenangan hati, dan kewaspadaan terhadap dosa. Khauf yang benar harus seimbang dengan raja’ (harapan).

Lanjut Ust. Amir Bisir Alkatiri, diantara tujuan Allah menciptakan manusia adalah untuk mengenal-Nya, menyembah-Nya, dan takut kepada-Nya. Kemudian Allah menyampaikan argumentasi berupa dalil-dalil naqli yang menjelaskan tentang keagungan dan kebesaran-Nya.

Agar hadir di hati manusia rasa kebesaran Allah, rasa takut kepada-Nya, dan pengagungan kepada-Nya. Kemudian Allah juga menjelaskan bahwa Dia memiliki hukuman yang keras di negeri akhirat bagi siapa yang bermaksiat kepada-Nya.

Karena manusia itu terdiri dari berbagai tipe dan karakter. Ada yang takut dan mengagungkan Allah dengan pemberian. Ada yang tidak pandai mensyukuri pemberian, ia hanya takut dengan hukuman, maka Allah jelaskan Dia memiliki siksa yang keras.

“Ada yang dengan penjelasan sifat-sifat yang agung, mereka langsung takut dan mengagungkan Allah. Karena bermacam-macam karakter inilah Allah menempuh metode yang variative pula.” Papar ust. Amir Bisir Alkatiri

Didunia ini, kalau manusia menyadari, sebenarnya mereka sangat butuh memiliki sifat takut kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Terutama di zaman kita sekarang ini. Dimana kondisi sekarang begitu mudah kita mendapatkan sesuatu yang Allah haramkan.

Diakhir khutbahnya Alkatiri mengingatkan kepada jamaah bahwa, perbuatan dosa itu bisa datang menyodorkan diri tanpa dicari. Ditambah lagi banyak hal-hal yang rancu. Banyak hal-hal yang dosa tapi dibungkus dengan kedok bijaksana. Rasa takut kepada Allah akan mengendalikan syahwat seseorang. Dan membantu seorang hamba untuk bersungguh-sungguh dalam beribadah kepada Allah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....