Bupati Malra Dorong MBG Serap Hasil Pertanian dan Perikanan Lokal

  • 14 Agt 2026 08:29 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID, Langgur – Bupati Maluku Tenggara Muhammad Thaher Hanubun mendorong Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di daerahnya memanfaatkan hasil pertanian dan perikanan lokal sebagai sumber utama bahan pangan. Langkah tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

Hal itu disampaikan Bupati Thaher saat membuka Pelatihan Keamanan Pangan Siap Saji bagi Penjamah Pangan Tahun 2026 di Ballroom Kimson Hotel, Langgur, Rabu (12/8/2026). Menurutnya, Maluku Tenggara memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah dan harus dimanfaatkan secara optimal untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.

“Dari kita, oleh kita, untuk kita. Potensi pertanian dan perikanan yang kita miliki harus menjadi kekuatan utama dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, termasuk untuk Program Makan Bergizi Gratis,” kata Bupati Thaher.

Hasil perikanan, pertanian, serta berbagai komoditas pangan lokal memiliki kualitas yang baik dan dapat menjadi penopang utama kebutuhan dapur MBG. Dengan memanfaatkan produk lokal, manfaat program tidak hanya dirasakan oleh penerima makanan bergizi, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi petani, nelayan, dan pelaku usaha di daerah.

Bupati Thaher menjelaskan, keberadaan Program MBG harus mampu menciptakan rantai ekonomi yang saling menguntungkan. Karena itu, diperlukan kolaborasi antara pemerintah daerah, pengelola MBG, petani, nelayan, dan pelaku usaha agar kebutuhan bahan pangan dapat dipenuhi dari hasil produksi masyarakat Maluku Tenggara.

“Program MBG jangan hanya dilihat sebagai program pemenuhan gizi, tetapi juga sebagai peluang untuk menggerakkan ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan hasil produksi lokal,” ujarnya.

Menurut Bupati Thaher, pemanfaatan produk lokal juga memiliki keuntungan dari sisi kualitas dan kesegaran bahan pangan. Bahan makanan yang diperoleh langsung dari petani dan nelayan setempat lebih mudah diawasi kualitasnya sehingga mendukung penyediaan makanan yang aman, sehat, dan bergizi bagi masyarakat.

“Jika bahan pangan diperoleh dari daerah sendiri, kualitasnya lebih terjamin, lebih segar, dan manfaat ekonominya langsung dirasakan oleh masyarakat Maluku Tenggara,” ucapnya.

Selain memperkuat perekonomian lokal, penggunaan hasil pertanian dan perikanan daerah juga menjadi bagian dari upaya membangun kemandirian pangan. Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara berharap sinergi tersebut dapat terus diperkuat sehingga Program MBG tidak hanya meningkatkan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi lokal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....