Orang Tua Asuh Percepat Penurunan Stunting di Buol
- 03 Mar 2026 19:10 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Buol – Pemerintah Kabupaten Kabupaten Buol menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Penurunan Stunting yang dipimpin langsung Bupati Buol, Risharyudi Triwibowo, di Ruang Rapat Bupati, Selasa (3/3/2026). Rakor ini dihadiri Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, serta seluruh Kepala Perangkat Daerah yang tergabung dalam Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Buol.
Rakor difokuskan pada evaluasi capaian kinerja penanganan stunting sekaligus perumusan langkah-langkah taktis untuk menekan prevalensi stunting secara signifikan sepanjang tahun 2026. Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa percepatan penurunan stunting merupakan misi kemanusiaan yang membutuhkan komitmen nyata seluruh pemangku kepentingan.
“Saya minta seluruh tim benar-benar serius menurunkan angka stunting. Tidak cukup hanya koordinasi di atas meja. Saya instruksikan para pejabat dan tim terkait menjadi Orang Tua Asuh bagi anak-anak penderita stunting,” tegas Bupati.
Kebijakan Orang Tua Asuh dimaksudkan agar setiap pejabat memiliki tanggung jawab langsung memantau perkembangan anak asuh, memastikan intervensi gizi, layanan kesehatan, serta pendampingan keluarga berjalan efektif dan tepat sasaran. Rakor juga membahas validasi dan sinkronisasi data balita stunting di seluruh kecamatan agar intervensi berbasis data akurat dan terkini.
Selain itu, penguatan intervensi spesifik turut ditekankan, meliputi penyaluran makanan tambahan bergizi bagi balita dan ibu hamil, peningkatan akses air bersih dan sanitasi layak, serta edukasi pola asuh dan pemenuhan gizi seimbang bagi keluarga berisiko stunting. Sekretaris Daerah mendapat mandat memastikan efektivitas penganggaran lintas perangkat daerah agar tidak terjadi tumpang tindih program dan seluruh alokasi berdampak langsung pada percepatan penurunan stunting.
Bupati juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor tanpa ego sektoral. “Penanganan stunting harus dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan. Tidak boleh ada sekat antar dinas. Semua harus bergerak bersama,” ujarnya.
Langkah strategis ini sejalan dengan program prioritas nasional dan menjadi wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Buol dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini. Dengan penguatan peran TPPS dan implementasi gerakan Orang Tua Asuh, Pemkab Buol optimistis target penurunan stunting tahun 2026 dapat dicapai secara progresif dan berkelanjutan.