Kementerian Agama Percepat Pencairan Tunjangan Profesi Guru Madrasah
- 06 Mar 2026 20:41 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Tolitoli - Kabar gembira bagi para guru madrasah. Kementerian Agama (Kemenag) mulai menyalurkan Tunjangan Profesi Guru (TPG) secara bertahap mulai pekan ini. Proses ini dilakukan seiring percepatan penerbitan Surat Keputusan Analisis Kelayakan Penerima Tunjangan (SKAKPT) bagi guru yang telah memenuhi persyaratan administrasi.
Dilansir dari situs resmi Kementerian Agama, Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag Amien Suyitno menjelaskan bahwa percepatan penerbitan SKAKPT menjadi kunci agar hak guru madrasah dapat segera tersalurkan. "Sesuai arahan Menteri Agama Nasaruddin Umar, kami terus mempercepat proses penerbitan SKAKPT agar hak para guru madrasah dapat segera diterima," ujar Amien di Jakarta pada Kamis, 5 Maret 2026.
Berdasarkan data terakhir dari hasil pemrosesan SKAKPT pada 2 dan 4 Maret 2026, dari total 405.438 guru madrasah yang memiliki Nomor Registrasi Guru (NRG), sebanyak 246.449 SKAKPT telah diterbitkan. Jumlah tersebut termasuk 32.081 guru yang lulus Pendidikan Profesi Guru (PPG) 2025.
Sementara itu, sekitar 158.989 guru lainnya masih dalam proses finalisasi administrasi dan dijadwalkan SKAKPT-nya akan diterbitkan pada tahap berikutnya. Dirjen Pendis menegaskan, proses penerbitan lanjutan dijadwalkan pada 7 Maret untuk tahap ketiga dan 9 Maret untuk tahap keempat, sehingga penyaluran TPG diharapkan semakin cepat.
Amien menekankan bahwa pencairan TPG merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan sekaligus menghargai profesionalitas guru madrasah. "TPG adalah bentuk penghargaan negara atas dedikasi dan profesionalitas guru dalam mendidik generasi bangsa. Karena itu, kami berupaya memastikan penyalurannya semakin cepat, tepat, dan akuntabel," jelasnya.
Kemenag juga terus melakukan pemutakhiran data dan penguatan sistem digitalisasi administrasi agar proses penyaluran TPG berjalan transparan dan tepat sasaran. Upaya ini diharapkan dapat meminimalisir keterlambatan dan memastikan semua guru madrasah menerima tunjangan sesuai haknya.
Amien menutup pernyataannya dengan harapan agar para guru madrasah terus meningkatkan semangat pengabdian. "Kami berharap guru madrasah dapat terus mencetak generasi unggul serta memperkuat kualitas pendidikan Islam di Indonesia," tutupnya.