Bupati Buol Serahkan Motor ke KPK Secara Sukarela
- 24 Jul 2025 17:54 WIB
- Toli Toli
KBRN,Buol: Bupati Buol, Risharyudi Triwibowo, menunjukkan sikap transparan dan bertanggung jawab dengan menyerahkan satu unit sepeda motor kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (24/7/2025). Penyerahan tersebut merupakan bentuk itikad baik dan kesadaran pribadi atas dugaan gratifikasi yang diterimanya saat menjabat sebagai Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan.
Dalam pernyataannya kepada RRI, Bupati Risharyudi menjelaskan bahwa motor tersebut dibeli dari dana yang bersumber dari pihak yang tidak diketahui secara pasti maksud dan tujuannya. Karena itu, ia memutuskan untuk melapor dan menyerahkannya langsung kepada KPK.
“Saya sendiri yang melaporkan ke KPK. Saat itu saya sadar bahwa kendaraan itu dibeli menggunakan uang yang saya terima dari pihak yang tidak saya ketahui dengan pasti maksud dan tujuannya. Maka saya ambil inisiatif untuk menyerahkannya,” ungkap Risharyudi.
Saat dimintai keterangan oleh penyidik KPK, Risharyudi tidak hanya menjawab pertanyaan, tetapi juga secara sukarela memberikan informasi tambahan.
“Saya menambahkan secara sukarela bahwa pernah menerima sesuatu tanpa meminta, dan sesuatu itu saya belikan motor,” tambahnya.
Ia juga menegaskan bahwa motor tersebut dikembalikan sebagai bentuk kesadaran penuh atas prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.
Menanggapi berbagai pemberitaan yang menyebut motor tersebut disita dari rumah dinasnya, Bupati Risharyudi meluruskan informasi tersebut.
“Terima kasih RRI sudah mengkonfirmasi langsung sebelum memberitakan. Jadi informasi di media bahwa KPK menyita sepeda motor dari rumah saya itu tidak benar. Yang benar, itu inisiatif saya sendiri,” tegasnya.
Bupati Risharyudi menutup pernyataannya dengan menegaskan komitmennya terhadap transparansi dan dukungan penuh terhadap proses hukum yang berjalan.
“Saya berharap tindakan ini menjadi bentuk pertanggungjawaban moral saya, sekaligus menunjukkan komitmen terhadap transparansi sebagai penyelenggara negara,” pungkasnya.