Berkah Ramadhan, Penjual Kelapa Muda Raup Rezeki Harian

  • 07 Mar 2026 19:28 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Tolitoli – Bulan suci Ramadhan membawa berkah bagi banyak masyarakat, termasuk para pedagang musiman yang menjajakan makanan dan minuman untuk berbuka puasa. Salah satunya adalah Mba Putri, penjual kelapa muda yang memanfaatkan momentum Ramadhan untuk berjualan di Kota Tolitoli.

Setiap hari selama Ramadhan, Mba Putri menjual kelapa muda yang didatangkan langsung dari daerah Kalangkangan. Dalam sehari, ia membawa sekitar 100 butir kelapa muda untuk memenuhi permintaan masyarakat yang ingin menikmati minuman segar saat berbuka puasa.

“Biasanya saya bawa sekitar 100 biji kelapa setiap hari dari Kalangkangan,” ujar Mba Putri saat ditemui di lapak jualannya di Jalan Usman Binol, depan Pasar Shopping Tolitoli.

Untuk mengangkut kelapa-kelapa tersebut ke kota, Mba Putri harus menyewa mobil karena jumlah yang dibawa cukup banyak. Cara ini dipilih agar kelapa yang dijual dapat dimuat dalam jumlah besar sekaligus.

“Kalau bawa kelapa harus sewa mobil dari Kalangkangan ke kota supaya bisa muat banyak,” jelasnya.

Kelapa muda yang dijual Mbak Putri menjadi salah satu minuman favorit masyarakat saat berbuka puasa. Rasanya yang segar dan alami membuat banyak orang memilihnya sebagai pelepas dahaga setelah seharian menahan lapar dan haus.

Ia menawarkan dua pilihan kepada pembeli. Kelapa utuh dijual dengan harga Rp10.000 per buah, sedangkan bagi yang ingin langsung menikmatinya tersedia dalam bentuk per gelas seharga Rp5.000.

“Kalau per biji harganya sepuluh ribu rupiah, tapi kalau mau per gelas lima ribu rupiah,” kata Mba Putri.

Meski setiap hari membawa sekitar 100 kelapa, tidak selalu semua dagangannya habis terjual. Menurutnya, jumlah pembeli sangat dipengaruhi oleh kondisi cuaca.

“Kadang bisa habis semua, kadang juga tidak. Biasanya tergantung cuaca. Kalau panas, pembeli lebih banyak,” ujarnya.

Dari hasil berjualan tersebut, Mba Putri mengaku bisa memperoleh pendapatan hingga sekitar Rp300.000 per hari jika pembeli ramai. Namun, penghasilan tersebut masih harus dikurangi dengan biaya transportasi untuk menyewa mobil pengangkut kelapa dari Kalangkangan ke Kota Tolitoli.

Meski demikian, ia tetap bersyukur karena usaha musiman ini dapat membantu menambah penghasilan bagi dirinya dan keluarga selama bulan Ramadhan.

“Alhamdulillah kalau cuaca baik bisa dapat sampai tiga ratus ribu sehari. Lumayan untuk tambahan selama bulan puasa,” tuturnya.

Kehadiran pedagang musiman seperti Mba Putri menjadi pemandangan umum selama bulan Ramadhan. Selain memenuhi kebutuhan masyarakat yang mencari minuman segar untuk berbuka puasa, usaha kecil tersebut juga turut menggerakkan roda perekonomian lokal.

Rekomendasi Berita