Sate Pak Wahono Laris Manis di Ramadhan

  • 25 Feb 2026 13:11 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Toli-Toli – Suasana Ramadhan membawa berkah bagi para pedagang kuliner di kawasan Pasar Susumbolan. Salah satunya Pak Wahono, pedagang sate yang telah kurang lebih empat tahun berjualan di pinggir jalan berhadapan langsung dengan pasar tersebut. Bersama sang istri, Pak Wahono melayani pembeli yang datang silih berganti, terutama saat bulan puasa.

Sebelum berjualan di pasar, Pak Wahono mengaku memulai usaha sate dari rumah dan memasarkan secara daring. Namun, melihat tingginya minat pembeli, ia kemudian memutuskan berjualan langsung di kawasan pasar.

“Saya jualan sate di pasar ini kurang lebih sudah empat tahun. Sebelumnya jualan dari rumah secara online, dan akhirnya jualan di sini karena lebih banyak yang belanja kalau bulan puasa begini,” tuturnya, Selasa (25/02/2026).

Pak Wahono menambahkan, sebelum menekuni usaha kuliner, dirinya bekerja sebagai tukang kayu di Palu. Namun, karena faktor usia dan fisik yang tak lagi sekuat dulu, ia memilih beralih profesi.

“Istri saya yang pintar masak. Masakan apa saja bisa dibuat karena dulu istri saya tinggal di rumah orang Cina sebagai asisten rumah tangga, jadi diajari memasak oleh majikannya,” ujarnya.

Pada hari biasa, Pak Wahono dan istri mulai berjualan sejak pagi. Selama Ramadhan, aktivitas jualan dimulai pukul 14.00 WITA hingga menjelang waktu berbuka. Dalam sehari, ia mampu menghabiskan sekitar 300 hingga 400 tusuk sate. Meski harga ayam mengalami kenaikan, Pak Wahono tetap berjualan dengan keuntungan yang tidak terlalu besar demi mempertahankan pelanggan setia.

Pak Wahono yang berasal dari Blitar, sementara istrinya dari Nganjuk, berharap di usia senja ini tetap diberikan kesehatan oleh Allah SWT agar bisa terus berjualan untuk menyambung hidup.

Rekomendasi Berita