Kapolres Tolitoli Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026
- 13 Mar 2026 07:29 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Tolitoli – Kapolres Tolitoli, AKBP.Raden Real Mahendra, memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat 2026 di lapangan Mapolres Tolitoli, Kamis (12/3/2026). Apel tersebut menandai dimulainya pengamanan arus mudik dan arus balik Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah dengan tema “Mudik Aman, Keluarga Bahagia”.
Dalam apel tersebut, Kapolres membacakan amanat Kapolri Listyo Sigit Prabowo yang menyebutkan bahwa potensi pergerakan masyarakat secara nasional pada masa mudik tahun ini diperkirakan mencapai 146,4 juta orang.
Untuk memastikan kelancaran dan keamanan perjalanan masyarakat, sebanyak 161.243 personel gabungan dikerahkan dalam Operasi Ketupat 2026 yang berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026.
Kapolri menegaskan bahwa keberhasilan operasi pengamanan ini sangat bergantung pada kerja sama dan soliditas seluruh personel yang terlibat.
“Saya menekankan kembali bahwa keberhasilan Operasi Ketupat merupakan tanggung jawab kita bersama. Untuk itu, terus tingkatkan soliditas dan sinergitas dalam setiap pelaksanaan tugas bersama,” ujarnya.
Ia juga memberikan motivasi kepada seluruh personil yang bertugas di lapangan agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.
“Selamat bertugas, jadikan setiap penugasan sebagai kehormatan, setiap tantangan sebagai panggilan tugas, serta setiap pelayanan bagi masyarakat, bangsa, dan negara sebagai ladang ibadah untuk mendapatkan rida Tuhan Yang Maha Kuasa,” katanya.
Secara nasional, Operasi Ketupat 2026 akan mengamankan sebanyak 185.607 objek vital, mulai dari masjid, terminal, pelabuhan hingga bandara. Selain itu, Polri juga menyiagakan 2.746 pos pengamanan dan pelayanan yang akan menjadi pusat informasi dan bantuan bagi para pemudik.
Puncak arus mudik diperkirakan terjadi dalam dua gelombang, yakni pada 14–15 Maret dan 18–19 Maret 2026. Sementara puncak arus balik diprediksi berlangsung pada 24–25 Maret serta 28–29 Maret 2026.
Masyarakat juga diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem selama perjalanan serta memanfaatkan layanan kepolisian melalui nomor darurat 110 apabila membutuhkan bantuan.
Apel gelar pasukan tersebut turut dihadiri jajaran Forkopimda Kabupaten Tolitoli, di antaranya Dandim, Danlanal, Kajari, pimpinan DPRD, serta sejumlah instansi teknis di lingkup Pemerintah Daerah Tolitoli.