Pimcab Bulog : "Stok Pangan Aman sampai 7 Bulan Ke Depan"

  • 12 Feb 2025 18:17 WIB
  •  Madiun

KBRN, Madiun : Pemimpin Cabang Bulog Madiun Harisun menegaskan, bahwa stok pangan di Bulog Madiun masih cukup aman sampai 7 bulan ke depan Hal ini disampaikan Harisun dalam Mozaik Indonesia Pengendalian Inflasi di Pro 1 RRI Madiun Rabu (12/2/2025).

Mengambil tema “Jaga Stok dan Stabilitas Harga Pangan di Bulan Ramadhan“, Harisun mengatakan, Bulog Madiun yang memenuhi kebutuhuan pangan masyarakat di 3 wilayah yakni kota/kabupaten Madiun dan kabupaten Ngawi , saat ini masih mempunyai cadangan stok 18.300 ton beras

“Jadi kalau kira rata-rata cadangan sebanyak itu masih cukup untuk tujuh bulan ke depan,” ungkap Harisun.

Selain beras untuk ketahanan pangan, Bulog Madiun juga mempunyai stok 33 ribu liter Minyak Goreng Kita, dan 110 ton gula pasir.

Sejauh ini permintaan masih datar-datar saja. Harisun memperkirakan H-7 Ramadhan biasanya baru terjadi lonjakan permintaan.

“Tapi semenjak ada penghentian sementara penyaluran beras SPHP dan penundaan bantuan pangan ini sangat berdampak kepada masyarakat,” kata Harisun.

Penghentian penyaluran beras SPHP ini menurut Harisun sesuai instruksi pemerintah pusat yang berlaku mulai 7 Pebruari 2025 di seluruh Indonesia.

Menghadapi Ramadhan dan Lebaran 2025 diperkirakan cadangan pangan yang ada di Bulog Madiun masih bisa mencukupi kebutuhan masyarakat

“Untuk komoditi yang lain umpama minyak goreng stok menipis, kami akan mengajukan dropping dari pusat

Dalam upaya menjaga stok dan stabilitas harga pagan Bulog Madiun pun rutin menggelar operasi pasar.

“Masyarakat tidak perlu panik terhadap ketersediaan pangan di Bulog, dan kami pastikan stok yang kami miliki sangat cukup untuk kebutuhan tujuh bulan ke depan khususnya beras, untuk gula dan minyak juga kami siapakan untuk puasa dan hari raya,” pesannya mengakhiri perbincangan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....