Mitigasi Tekan Kebakaran Hutan dan Lahan di Toapaya

  • 05 Okt 2026 22:08 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang – Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Toapaya, Kabupaten Bintan pada Bulan September 2025 mengalami penurunan. Penurunan Karhutla yang terjadi disebabkan oleh masifnya sosialisasi stakeholder terkait dalam mengedukasi masyarakat tantang bahayanya Karhutla.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemadam Kabakaran (Damkar) Toapaya, Makmur, mengatakan dalam menekan Karhutla pihaknya bersama stakeholder terkait masif lakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat. BPBD, TNI/Polri hingga stakeholder terkait lainnya melakukan sosialisasi dan pemasangan spanduk.

“Kita turun ke desa-desa dan Kecamatan, kita juga turun langsung ke masyarakat untuk melakukan sosialisasi secara total,” ujar Makmur, Senin, 5 Oktober 2026.

Terlihat selama musim kemarau di bulan September 2026 tercatat kasus kebakaran hutan dan lahannya sekitar 24 kejadiaan. Jika dibandingkan dengan pada musim kemarau di bulan Januari dan Februari 2026 angka karhutla sudah jauh menurun.

“Januari hingga Februari kemarin itu dalam satu bulan hampir mencapai ratusan kejadiaan karhutla. Alhamdulillah, untuk bulan ini, kami hanya mencatat 24 kejadian,” tuturnya.

Selain melakukan sosialisasi, stakeholder tekait juga memasang spanduk-spanduk bahaya karhutla. Spanduk tersebut dipasang di daerah rawan dan mudah terlihat oleh masyarakat.

Karhutla yang terjadi saat ini, di duga pemilik lahan di Toapaya, namun tidak tinggal di Toapaya. Pemilik lahan tersebut ketika membersihkan lahan, mereka membakar sampah namun, tidak di awasi.

Kemudian, dugaan disebabkan oleh pemancing ikan air tawar, yang sengaja membakar sampah untuk menghilangkan nyamuk. Kemudian api tidak dimatikan dan ditinggal yang pada akhirnya menyebabkan terjadinya kebakaran.

“Untuk mengatasi permasalahan tersebut pihaknya meminta pihak RT / RW setempat untuk mengingatkan masyarakat luar dan pemancing tersebut tidak melakukan pembakaran terutama di musim kemarau,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....