September 2026 Secara Bulanan Kepri Mengalami Inflasi Sebesar 0,27 Persen

  • 02 Okt 2026 20:13 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mencatat secara bulanan atau month to month (m-to-m) Provinsi Kepri mengalami Inflasi sebesar 0,27 persen pada bulan September 2026 jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Inflasi terjadi karena kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 112,70 pada Agustus 2026 menjadi 113,00 pada September 2026.

Plt. Kepala BPS Kepri, Margaretha Ari Anggorowati, mengatakan berdasarkan hasil pantauan BPS secara bulanan semua Kabupaten/Kota IHK di Kepri mengalami Inflasi pada bulan September. Kabupaten Karimun mengalami inflasi tertinggi sebesar 0,54 persen.

“Kota Tanjungpinang mengalami inflasi terendah sebesar 0,12 persen dan Kota Batam mengalami inflasi sebesar 0,26 persen,” ujar Margaretha Ari Anggorowati, Jumat, 2 Oktober 2026.

Komoditas yang dominan memberikan andil/sumbangan inflasi m-to-m pada bulan September 2026, antara lain cabai merah dengan andil inflasi sebesar 0,06 persen. Kangkung dengan andil inflasi sebesar 0,04 persen, cabai rawit 0,03 persen, kemudian daging ayam ras, akademi/perguruan tinggi, dan bayam dengan andil inflasi sebsar 0,02 persen.

Sementara komoditas yang memberikan andil/ sumbangan deflasi bulanan antara lain angkutan udara dengan andil deflasi sebesar -0,05 persen. Kemudian emas perhiasan, tomat, dan beras dengan andil deflasi sebesar 0,02 persen.

“Buncis dan ikan Layang atau ikan Benggol menyumbang deflasi bulanan sebesar 0,01 persen,” tuturnya.

Hasil pemantauan BPS Provinsi Kepulauan Riau di 3 kabupaten/kota pada September 2026, Provinsi Kepulauan Riau mengalami inflasi year on year (y-on-y) sebesar 3,49 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 113,00. Inflasi y-on-y tertinggi terjadi di Kota Tanjungpinang sebesar 3,76 persen dengan IHK sebesar 110,66.

“Inflasi y-on-y terendah terjadi di Kabupaten Karimun sebesar 1,63 persen dengan IHK sebesar 110,34. Sementara Kota Batam mengalami inflasi y-on-y sebesar 3,65 persen dengan IHK sebesar 113,67,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....