Pilot Projek Tanjak Pangan Menyasar Siswa, Masyarakat hingga Hotel dan Restoran

  • 30 Sep 2026 16:38 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang – Dalam Gerakan Tanjungpinang Ajak Jaga Pangan (Tanjak Pangan), menyasar siswa, masyarakat, hotel dan restoran serta pengusaha catering. Dalam kegiatan tersebut mengajak untuk dapat hemat pangan, melalui edukasi tidak ada makan sisa yang terbuang begitu saja.

Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kota Tanjungpinang, Yesi Perdeawati, mengatakan dalam pilot projek Tanjak Pangan di Kelurahan Tanjungpinang Barat ada empat kategori yang menjadi sampel. Pertama kategori siswa, siswa SMA Negeri 1 Tanjungpinang yang notabene sebagai penerima MBG terbanyak sekitar 2 ribuaan siswa.

Edukasi yang dilakukan agar para siswa dapat menghabiskan MBG yang didapatkannya. Mengedukasi, setiapa makanan yang didapat mengandung gizi yang diperlukan untuk pertumbuhan.

“Disini kita mengajak mereka berdiskusi membahas banyak hal tentang gizi dan mengedukasi untuk menghabiskan makananya agar tidak bersisa. Karena setiap makanan masing-masing ada nilai gizinya.,” ujar Yesi Perdeawati, Rabu, 30 September 2026.

Kemudiaan menyasar ibu rumah tangga dan masyarakat, dengan mengambil sebanyak 40 orang sebagai sampel per Kelurahan. Dari data yang diperoleh, setiap harinya per orang menyumbang 95,9 kilogram sampah makanan.

"Edukasi yang diberikan juga berbeda, untuk ibu rumah tangga edukasi yang dilakukan oleh Ibu-Ibu PKK serta dukungan tokoh-tokoh agama dan komunitas -komunitas lainnya untuk tidak boros pangan,” tuturnya.

Kemudiaan menyasar Hotel, restoran dan pengusaha catering dengan bekerjsama dalam menghemat dan mengurangi makanan sisa. Selain itu, diminta mengedukasi pengunjung untuk dapat menghabiskan makanannya atau zero waste yang diharapkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....