Menjaga Kelestaraian Lingkungan Diperlukan Aksi Nyata
- 24 Sep 2026 22:11 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang – Perayaan hari lingkungan sangat banyak mulai dari peringatan secara nasional maupun internasional. Namun, yang paling penting adalah aksi nyata dalam menjaga kelestarian dan kebersihan lingkungan dari sampah.
Direktur Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Air, Lingkungan dan Masyarakat (ALIM) Kepri, Kherjuli, mengatakan peringatan hari lingkungan sangat banyak mulai dari World Clean UP Day (WCD) yang diperingati secara internasional, Hari Peduli Sampah yang diperingati secara nasional dan lainnya. Namun dalam menjaga kelestarian bumi atau konsep zero sampah tidak cukup dengan konsep ceremonial, diperlukan aksi nyata bersama.
“Karena jika sampah tidak terkelola dengan baik, kita rasakan seperti sekarang, suhu udara yang tidak menentu, panasnya berbeda dari biasanya dan banyak lagi,” ujar Kherjuli, Kamis, 24 Septemeber 2026.
Momentum peringatan hari lingkungan bukan hanya sekedar dipandang sebagai seremonial saja. Harus menjadi momentum untuk masyarakat bersama-sama melakukan aksi nyata dalam skala nasional maupun galobal.
Ancaman bencana akibat sampah bukan hanya sekedar retorika, tetapi sudah ada didepan mata. Bahkan sampah plastik dalam bentuk mikro plastic tidak hanya berada di hamparan tanah tetapi sudah masuk ke rantai makanan dan mengkontaminasi manusia dan hewan.
“Jadi, jangan mau menunggu, kita harus melakukan upaya-upaya aksi nyata agar bumi kita tetap bersih dan terjaga kelestariannya,” tuturnya.
Salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan oleh masyarakat yaitu dengan melakukan langkah sederhana dengan memilah sampah dari rumah. Sampah anorganik tidak dicampur dengan sampah organik untuk mempermudah pengolahannnya.
Apalagi sampah yang dipilah tersebut juga dapat bermanfaat untuk ekonomi sikular. Dengam memilah sampah masyarakat dapat memperoleh keuntungan ekonomi.
“Mulai dari rumah tangga, sampah dipilah dan dikelola, tidak dibuang sembarangan dan tidak dicampur antara sampah organik dan sampah anorganik untuk kemudahan pengelolaan lanjutannya,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....