Disbudpar Tanjungpinang Optimistis Target 100 Ribu Wisman Tercapai

  • 17 Sep 2026 13:56 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tanjungpinang tetap optimistis dapat mencapai target kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) sebanyak 100 ribu orang. Optimisme tersebut didukung perkembangan kunjungan wisatawan serta penguatan sejumlah destinasi dan kegiatan pariwisata di daerah, Kamis, 17 September 2026.

Kepala Disbudpar Kota Tanjungpinang, Muhammad Nazri, mengatakan target 100 ribu kunjungan wisman tetap menjadi sasaran. Meskipun, masih terdapat sejumlah keterbatasan dalam pengembangan sektor pariwisata.

”Dalam kondisi sekarang, karena ada keterbatasan, kita melakukan kolaborasi, termasuk dengan pemerintah provinsi melalui beberapa event yang dilaksanakan,” ujar Muhammad Nazri.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kepulauan Riau (Kepri), sepanjang 2025 Tanjungpinang mencatat 63.306 kunjungan wisatawan mancanegara dari total 832.390 kunjungan wisatawan. Jumlah tersebut terdiri dari 769.084 wisatawan nusantara (wisnus) dan 63.306 wisman.

Lalu, pada data BPS hingga Juni 2026 mencatat jumlah kunjungan wisman ke Tanjungpinang telah mencapai 31.698 orang. Jika digabungkan dengan kunjungan wisatawan nusantara, jumlah kumulatif kunjungan wisatawan mencapai 496.475 orang.

Nazri menyebutkan, perkembangan kunjungan wisman menunjukkan tren positif dari waktu ke waktu. Ia menilai, sejumlah kegiatan yang melibatkan masyarakat dan pelaku pariwisata menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan daya tarik kunjungan wisatawan.

”Kita terus melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara,” ucapnya.

Menurutnya, Pulau Penyengat masih menjadi salah satu destinasi yang banyak dikunjungi wisatawan. Pengembangan kawasan tersebut, termasuk peningkatan fasilitas pendukung dan penyediaan informasi dalam beberapa bahasa, diharapkan dapat memperluas daya tarik bagi wisatawan mancanegara.

Selain Pulau Penyengat, Disbudpar Tanjungpinang juga melihat kawasan Pecinan dan sejumlah destinasi lainnya. Hal ini, seperti Patung Seribu sebagai potensi wisata yang dapat dikembangkan untuk menarik lebih banyak wisatawan.

“Untuk saat ini Pulau Penyengat memang menjadi salah satu yang banyak dikunjungi wisatawan,” katanya, mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....