Program Ruth Cegah Bullying dengan Melibatkan Anak
- 14 Sep 2026 16:43 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Berbagai langkah telah dilakukan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) dalam mencegah dan menekan angka kasus bullying pada anak-anak. Salah satu upaya yang dilakukan yaitu dengan program Ruth.
Penggerak Swadaya Masyarakat Ahli Muda DP3AP2KB Kepri, Yuli Munir, mengatakan Bulying atau perundungan memang banyak terjadi tidak hanya di Kota Tanjungpinang akan tetapi juga di dunia. Menurut data, anak yang mengalami perundungan sekitar 30 persen dan kejadiannya berulang setiap bulannya.
DP3AP2KB Kepri, sendiri telah melakukan berbagai upaya pencegahan dengan melakukan sosialisasi dan edukasi di sekolah-sekolah. Namun, upaya tersebut dampaknya tidak terlalu signifikan karena bersifat cepat dan sesekali sehingga terkadang kurang berdampak langsung.
Agar dapat berdampak langsung pihaknya membuat program yang diberi nama Ruth. Dalam program ruth, anak-anak dipilih sebagai agen perubahan.
“Mereka dilatih sehingga menjadi ujung tombak. Jadi ketika terjadi perundungan di sekolah mereka akan mensosialisasikan dan bertindak cepat,”ujar Yuli Munir, Senin, 14 September 2026.
Dilaksanakan program Ruth karena, terkadang anak susah untuk cerita ke orang tua maupun guru. Jika dengan sesama teman , mereka akan lebih mudah berbicara, karena teman yang tahu kondisi dan situasinya seperti apa.
Menurutnya beberapa sekolah sudah melaksanakan program ruth, dan berhasil menekan perundungan. Program ini ditujukan di jenjang SMP dan SMA, namun yang baru terealisasi beberapa sekolah seperti SMA Metryawira dan SMAN 7 Tanjungpinang.
Untuk di SMAN 7, pihak sekolah telah menyiapkan agen perubahan. Pihaknya dipanggil sekolah untuk melatih agen perubahan, dan agen perubahannya yang akan bergerak di sekolah, menjadi narasumber maupun gerakan-gerakan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....