Dua Karhutla Terjadi Berdekatan, Empat Hektare Lahan Terbakar
- 12 Sep 2026 13:58 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Lingga - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di wilayah Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga. Dalam waktu berdekatan, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) harus menangani dua titik kebakaran di kawasan Pengambel dan Sumur Bandung dengan total lahan terdampak diperkirakan mencapai empat hektare.
Titik pertama berada di kawasan Pengambel, Dusun 1, RT 04/RW 01, Desa Sungai Harapan, sekitar Pasir Kubur. Kebakaran lahan di kawasan tersebut dilaporkan cukup meresahkan masyarakat sehingga Kepala Desa Sungai Harapan segera meneruskan informasi kepada petugas Damkar.
Menerima laporan itu, personel Damkar Wilayah Singkep langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pemadaman. Petugas mengerahkan satu unit mesin robin, satu nozzle berukuran 1½ inci serta lima gulung selang berukuran 1½ inci untuk menjangkau titik api.
Danton Damkar Wilayah Singkep, Ikmal Hakim mengatakan, penanganan di kawasan Pengambel dilakukan dengan fokus melokalisasi dan memadamkan api agar tidak semakin meluas.
"Setelah berjibaku selama kurang lebih 1 jam 40 menit, api akhirnya berhasil dipadamkan," kata Ikmal, Sabtu, 12 September 2026.
Luas lahan yang terbakar di kawasan Pengambel diperkirakan mencapai sekitar dua hektare. Namun, penanganan belum sepenuhnya berakhir karena tak lama kemudian petugas kembali menerima laporan kebakaran lahan di kawasan Sumur Bandung, wilayah PT Anas, Desa Marok Tua.
| Baca juga: Polsek Singkep Barat Cek Kesehatan Personel |
"Kita kemudian bergerak menuju lokasi kedua untuk melakukan pengecekan dan penanganan," ujarnya.
Berbeda dengan titik pertama, kondisi medan di Sumur Bandung menjadi persoalan tersendiri karena tanah yang cukup gembur.
"Membuat kendaraan pemadam tidak dapat mendekati titik kebakaran," tuturnya.
Keterbatasan akses memaksa personel menggunakan sepeda motor trail dinas untuk melakukan pengecekan dan penyisiran.
"Karena titik api berada cukup jauh dan sulit dijangkau, petugas melakukan pemantauan selama kurang lebih 50 menit hingga api terlihat padam dengan sendirinya," katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....