UMRAH Terapkan Kelas Bilingual, Perkuat Kompetensi Mahasiswa Hadapi Dunia Kerja
- 10 Sep 2026 11:04 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang – Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) untuk pertama kalinya menerapkan kelas bilingual pada mata kuliah Ekonomi dan Bisnis Maritim di Program Studi Bisnis Digital, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Maritim (FEBM), pada semester ganjil Tahun Akademik 2026/2027. Inovasi pembelajaran ini menjadi bagian dari upaya UMRAH memperkuat kompetensi mahasiswa, khususnya kemampuan berbahasa Inggris, sebagai bekal menghadapi dunia kerja dan profesi di bidang bisnis digital yang semakin terhubung dengan lingkungan global.
Koordinator Program Studi Bisnis Digital FEBM UMRAH, Mirza Ayunda Pratiwi, mengatakan penerapan kelas bilingual pada satu rombongan belajar di lingkungan Program Studi Bisnis Digital merupakan langkah strategis untuk mempersiapkan lulusan yang memiliki kapasitas internasional. “Penerapan kelas bilingual untuk satu rombel di Prodi Bisnis Digital merupakan langkah strategis kami dalam mencetak lulusan berkapasitas internasional dan siap bersaing secara global,” ujar Mirza, Kamis, 10 September 2026.
Menurutnya, pada tahap awal terdapat tiga mata kuliah utama yang diprioritaskan menggunakan pendekatan tersebut, yaitu Literasi Digital, Ekonomi dan Bisnis Maritim, serta Pengantar Ekonomi Digital. Langkah ini menjadi fondasi awal agar mahasiswa terbiasa berpikir dan berkomunikasi menggunakan standar global sejak hari pertama perkuliahan.
Bagi mahasiswa, penerapan kelas bilingual juga menjadi pengalaman baru sekaligus tantangan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris. Muhammad Haichal Ramadhan Santoso, salah seorang mahasiswa peserta kelas bilingual, mengaku sempat merasa gugup dan kurang percaya diri sebelum mengikuti perkuliahan.
“Jujur, awalnya saya grogi dan tidak percaya diri karena kemampuan Bahasa Inggris saya masih perlu banyak belajar. Namun, saat kelas dimulai, semua keraguan itu perlahan hilang,” ucap Muhammad Haichal Ramadhan Santoso.
Mesi begitu, dirinya dapat mengikuti pembelajaran dari awal hingga akhir dan memahami materi yang disampaikan meskipun menggunakan Bahasa Inggris. Kondisi ini menjadi tantangan bagi dirinya untuk menjadi lebih baik lagi dalam penguasaan Bahasa Inggris.
| Baca juga: UMRAH Terus Perkuat Kemitraan Internasional |
“Saya tidak sabar untuk mengikuti kelas selanjutnya. Saya berharap metode ini terus dipertahankan atau bahkan dikembangkan untuk mahasiswa seperti kami,” katanya.
Melalui penerapan kelas bilingual tersebut, UMRAH menargetkan mahasiswa tidak hanya memiliki pemahaman akademik yang kuat, tetapi juga kemampuan komunikasi akademik dan profesional dalam Bahasa Inggris. Program ini sekaligus menjadi bagian dari langkah UMRAH mengembangkan model pembelajaran yang adaptif terhadap kebutuhan industri, berorientasi global, dan relevan dengan perkembangan profesi masa depan.
Kedepan, inovasi pembelajaran serupa diharapkan dapat diperluas ke mata kuliah dan program studi lainnya. Sebagai bagian dari penguatan kualitas sumber daya manusia UMRAH yang memiliki kompetensi akademik, profesional, dan kemampuan berkomunikasi dalam lingkungan global.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....