Pengawas Madrasah Kemenag Lingga Bina Guru jelang Supervisi dan PKKM

  • 28 Agt 2026 13:40 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Lingga - Pengawas Madrasah Kementerian Agama Kabupaten Lingga, Hendry Cover, melaksanakan pembinaan kepada Kepala MTs Darul Iman, Putra Ramadhani, dan Kepala MAS Darul Iman yang diwakili Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Zilla, Kamis, 27 Agustus 2026. Pembinaan tersebut membahas persiapan Supervisi Akademik bagi guru dan Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) yang dijadwalkan pada minggu kedua September 2026.

Hendry memberikan penguatan terkait kesiapan madrasah dalam menghadapi supervisi akademik, terutama memastikan proses pembelajaran dan perangkat pembelajaran sesuai dengan ketentuan. Ia juga menekankan pentingnya pelaksanaan tugas guru berjalan sesuai dengan kondisi nyata di madrasah.

Persiapan PKKM menjadi bagian penting dalam memastikan kepala madrasah mampu menunjukkan kinerja dan pengelolaan madrasah secara terukur, baik dari aspek manajerial maupun kepemimpinan pembelajaran. Hendry mengatakan pembinaan dilakukan sebagai langkah persiapan agar madrasah memiliki kesiapan yang baik sebelum pelaksanaan supervisi dan PKKM.

“Pembinaan ini kita lakukan untuk memastikan madrasah dan para guru benar-benar siap menghadapi supervisi akademik dan PKKM. Yang paling penting bukan sekadar menyiapkan dokumen, tetapi memastikan dokumen tersebut sesuai dengan pelaksanaan tugas dan kondisi nyata di madrasah,” ujar Hendry Cover.

Dirinya mengapresiasi kehadiran seluruh guru yang mencapai 100 persen dalam kegiatan pembinaan tersebut. Menurutnya, kehadiran penuh menunjukkan komitmen dan keseriusan warga madrasah dalam mengikuti pembinaan serta meningkatkan kualitas pendidikan.

Supervisi akademik dan PKKM tersebut direncanakan dilaksanakan pada minggu kedua September 2026, dengan waktu pelaksanaan pukul 09.00–12.15 WIB. Hendry berharap persiapan yang dilakukan sejak awal dapat membantu madrasah melaksanakan seluruh tahapan supervisi dan PKKM secara tertib, objektif, dan berkelanjutan.

“Harapannya, seluruh unsur madrasah dapat mempersiapkan diri dengan baik. Supervisi dan PKKM harus menjadi bagian dari upaya memperbaiki kualitas pembelajaran dan tata kelola madrasah, bukan sekadar kegiatan administratif,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....