Musim Kemarau, Pemko Tanjungpinang Siagakan Distribusi Air
- 21 Agt 2026 07:31 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang – Memasuki musim kemarau dan menghadapi fenomena El Nino yang dapat meningkatkan kondisi panas dan kering, Pemerintah Kota Tanjungpinang memperkuat kesiapsiagaan dalam memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat. Dukungan distribusi air disiapkan melalui armada pemerintah dan kerja sama dengan Perumda Air Minum untuk membantu masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air.
Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah mengatakan, distribusi air melibatkan sejumlah unsur pemerintah, di antaranya Dinas Sosial, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran, serta Perumda Air Minum. Penyaluran dilakukan sejak pagi dan diprioritaskan untuk masyarakat atau kelompok warga yang mengajukan permohonan.
"Kalau musim kekeringan, dukungan pemerintah sendiri, mobil BPBD itu sampai jam satu atau jam dua malam, pokoknya masyarakat mengajukan permohonan, kita tunggu giliran dan kita support," ujar Lis Darmansyah, Kamis, 20 Agustus 2026.
Bantuan air bersih diberikan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat secara berkelompok dan bukan untuk kepentingan individu. Pemerintah daerah akan berupaya menyalurkan bantuan selama permohonan yang disampaikan memang ditujukan bagi kepentingan masyarakat.
"Selagi masyarakat mengajukan, insya Allah akan kita salurkan, tetapi bukan untuk individu, melainkan untuk masyarakat atau beberapa kelompok masyarakat," ucapnya.
Selain mengantisipasi kekeringan, Lis mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaannya terhadap potensi kebakaran selama kondisi cuaca panas dan kering. Kebiasaan membakar sampah tanpa memastikan api benar-benar padam dapat memicu kebakaran, terlebih ketika angin sedang bertiup cukup kencang.
"Ada orang yang membakar sampah, tetapi tidak dipadamkan, padahal ini musim selatan dan angin cukup kencang sehingga api bisa terbawa angin," ujarnya.
Lis juga meminta masyarakat berhati-hati terhadap benda yang berpotensi menjadi pemicu kebakaran ketika terpapar panas matahari. Masyarakat diimbau tidak membuang botol yang masih menyisakan air secara sembarangan karena kondisi tertentu dapat memicu munculnya titik api.
"Jangan sembarangan membuang botol kosong yang masih ada sedikit airnya, karena saat terkena sinar matahari yang terik bisa menjadi sumber api dan memicu kebakaran," katanya, mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....