Literasi Anak Pesisir Bintan Diperkuat Melalui Kolaborasi

  • 21 Agt 2026 09:56 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Bintan – Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) Kabupaten Bintan bersama Kader Pemberdayaan Masyarakat Desa (KPMD) Desa Pengudang, berkolaborasi dengan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok Bahari Pengudang dan Kelompok Cakrawala, menggelar kegiatan literasi bagi siswa SDN 005 Teluk Sebong, Kecamatan Teluk Sebong, Kabupaten Bintan. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya menumbuhkan minat baca sekaligus meningkatkan keberanian dan kemampuan siswa dalam menyampaikan kembali informasi yang telah dibaca.

Dalam kegiatan tersebut, siswa diberikan kesempatan membaca buku yang telah disediakan. Setelah selesai membaca, mereka diminta menceritakan atau membacakan kembali isi buku di hadapan teman-temannya. Sebagai bentuk apresiasi, siswa yang berani tampil dan mampu menyampaikan kembali isi bacaan diberikan hadiah.

Ketua KPMD Desa Pengudang, Zaidan Muharramain, berharap kolaborasi tersebut dapat menjadi jangkar kuat dalam mendekatkan akses literasi ke wilayah pesisir. “Mari bersinergi menghadirkan ruang belajar yang inklusif bagi anak-anak kita. Melalui kekuatan membaca dan pengenalan potensi bahari sejak dini, kita bersama-sama membentuk generasi pesisir yang cerdas, berdaya saing global, namun tetap mencintai kearifan lokal kampung halamannya,” ujar Zaidan, Jumat, 21 Agustus 2026.

Ketua KKN Kelompok Bahari Pengudang, Muhammad Alif, mengatakan kegiatan tersebut merupakan langkah sederhana yang dapat memberikan dampak positif dalam membangun budaya literasi sejak usia dini. “Kegiatan ini merupakan langkah kecil yang bisa kita lakukan untuk menanamkan budaya literasi kepada anak-anak SD,” kata Muhammad Alif.

Ketua Kelompok Cakrawala, Dakar, menyampaikan kegiatan tersebut merupakan bentuk kolaborasi nyata dalam mendukung pengembangan potensi anak melalui budaya membaca. Menurutnya, literasi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca, tetapi juga kemampuan anak dalam memahami, mengolah, dan menyampaikan kembali informasi yang diperoleh.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat membuat anak-anak lebih dekat dengan buku, berani tampil di depan teman-temannya, serta mampu memahami dan menyampaikan kembali apa yang telah mereka baca,” ucap Dakar.

Kolaborasi tersebut juga diharapkan menjadi langkah positif dalam memperkuat budaya literasi di lingkungan sekolah. Selain meningkatkan minat baca, kegiatan ini juga memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan kepercayaan diri, kemampuan berkomunikasi, serta wawasan melalui kegiatan membaca yang dikemas secara interaktif dan menyenangkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....