Literasi Digital Penting Cegah Masyarakat agar Tidak Terjebak Judi Online
- 19 Agt 2026 22:53 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang – Ketua Forum Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Kepulauan Riau, Harken, menilai perkembangan teknologi digital membuat masyarakat semakin mudah menemukan berbagai konten, termasuk promosi judi online. Kemudahan akses tersebut perlu diimbangi dengan kemampuan masyarakat dalam memilah dan memahami informasi yang diterima di ruang digital.
"Sebagai pengguna ruang-ruang digital kita perlu bijaksana dan lebih melek lagi bagaimana ruang-ruang digital yang hadir dan kita peroleh sangat mudah itu bisa bermanfaat," ujar Harken, Rabu 19 Agustus 2026.
Menurut Harken, judi online menjadi salah satu ancaman yang perlu diwaspadai karena dapat diakses dengan mudah melalui berbagai aplikasi dan platform digital. Kondisi tersebut membuat pengawasan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan keluarga sebagai lingkungan terdekat masyarakat.
"Jangan sampai apa yang hari ini diakses oleh anak kita, oleh keluarga kita, itu membahayakan kepada dirinya sendiri dan keluarganya," katanya.
Harken mengatakan narasi judi online seperti menawarkan keuntungan cepat, modal kecil, hingga peluang kemenangan menjadi salah satu faktor yang dapat menarik perhatian masyarakat. Narasi tersebut dikemas melalui berbagai iklan dan promosi sehingga seolah-olah keuntungan dapat diperoleh dengan mudah.
Ia menilai peningkatan literasi masyarakat menjadi bagian penting dalam mencegah penyebaran dan dampak judi online. Literasi tidak lagi hanya berkaitan dengan kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga mencakup kemampuan memahami serta menggunakan teknologi secara aman dan bertanggung jawab.
"Masyarakat kita diminta untuk bijak menggunakan, menelaah, dan menerima informasi agar tidak mudah terpancing dengan narasi-narasi yang dibangun untuk mengajak mereka mengikuti atau terjebak dalam judi online," ucapnya.
Harken menambahkan, edukasi mengenai literasi digital perlu dilakukan secara masif melalui berbagai ruang interaksi masyarakat. Menurutnya, pertemuan RT, pengajian, maupun forum masyarakat lainnya dapat dimanfaatkan untuk menyampaikan pemahaman mengenai manfaat sekaligus risiko penggunaan teknologi digital.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....