Pemko Tanjungpinang Siapkan UMKM Lokal Tembus Pasar Nasional
- 19 Agt 2026 22:44 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang – Pemerintah Kota Tanjungpinang meluncurkan 10 produk unggulan daerah dalam rangka memperkuat daya saing produk Usaha Mikro, Kecil dan Menegah (UMKM) pada momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026. Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, mengatakan peluncuran tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah mendorong produk lokal agar mampu menembus pasar yang lebih luas.
"Sudah melaunching 10 produk unggulan daerah yang ke depan kita dorong bukan hanya dijual di tingkat regional, tetapi juga bisa sampai tingkat nasional," ujar Lis Darmansyah saat di temui RRI, Rabu, 19 Agustus 2026.
Lis menjelaskan pemerintah daerah memiliki peran untuk mempromosikan dan memfasilitasi produk unggulan yang dihasilkan pelaku UMKM. Upaya tersebut dilakukan agar produk lokal tidak hanya memiliki pasar di Tanjungpinang dan Kepulauan Riau, tetapi mampu bersaing di pasar nasional.
"Tugas pemerintah daerah salah satunya adalah mempromosikan dan memfasilitasi produk-produk unggulan daerah agar bisa bersaing bukan hanya di tingkat regional, tetapi di tingkat nasional," ucapnya.
Menurut Lis, Pemko Tanjungpinang akan membahas lebih lanjut peluang pemasaran produk UMKM melalui jaringan ritel nasional seperti Indomaret. Namun, pelaku UMKM perlu memenuhi standar dan kapasitas produksi yang dibutuhkan agar produknya dapat dipasarkan dalam jumlah besar.
"Kita akan bicarakan dengan Indomaret mengenai klasifikasi dan standar seperti apa yang mereka butuhkan sehingga produk UMKM kita bisa masuk ke pasar nasional," tuturnya.
Lis menyebutkan salah satu tantangan untuk memperluas pemasaran produk UMKM adalah kemampuan produksi secara massal. Karena itu, Pemko Tanjungpinang akan mengidentifikasi pelaku UMKM yang telah memiliki kapasitas produksi dalam jumlah besar untuk memenuhi kebutuhan pasar nasional.
"Kalau untuk nasional tidak mungkin hanya 100 atau 200 produk, paling tidak membutuhkan sekitar 3.000 sampai 4.000, sehingga nanti kita akan kumpulkan UMKM yang sudah bisa memproduksi secara massal," ujarnya.
Adapun sejumlah produk yang masuk dalam 10 produk unggulan daerah tersebut, antara lain, snack otak-otak, laksa beku, otak-otak beku, sambal gonggong, dan abon gonggong. Dirinya berharap pengembangan dan pemasaran produk tersebut dapat meningkatkan daya saing UMKM sekaligus memperkenalkan produk khas Tanjungpinang ke pasar yang lebih luas.
"Ini menjadi produk keunggulan daerah dan kita ingin UMKM kita bukan hanya bersaing di tingkat lokal, tetapi tentunya bisa go nasional," katanya, mengakhiri
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....