Pemuda Bintan Dorong Penguatan Pengawasan Perairan Cegah Narkoba

  • 10 Agt 2026 17:39 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Bintan – Pengungkapan penyelundupan 1,3 ton ketamin di perairan utara Desa Pengudang-Berakit, Kabupaten Bintan, pada awal Agustus 2026 mendapat perhatian dari Alumni Kader Pemuda Anti Narkoba Kabupaten Bintan. Alumni Kader Pemuda Anti Narkoba Bintan, Zaidan Muharramain, menilai pengungkapan tersebut menjadi alarm bagi seluruh elemen masyarakat bahwa wilayah perbatasan maritim masih menjadi sasaran jaringan narkotika internasional.

“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada tim gabungan Bareskrim Polri, Bea dan Cukai, BNN, serta TNI Angkatan Laut melalui KRI Kerambit-627. Keberhasilan ini menunjukkan pentingnya sinergi dalam menjaga wilayah perairan Bintan dari ancaman kejahatan transnasional,” ujar Zaidan, Senin, 10 Agustus 2026.

Menurutnya, pemberantasan narkoba tidak dapat hanya mengandalkan aparat penegak hukum. Peran organisasi kepemudaan, mahasiswa, pelajar, dan masyarakat pesisir juga diperlukan untuk memperkuat pencegahan serta pengawasan di lingkungan masing-masing.

“Kami mengajak seluruh OKP, mahasiswa, pelajar, dan masyarakat pesisir Bintan untuk merapatkan barisan. Masa depan Bintan dan Indonesia ada di tangan generasi muda. Kita tidak akan mampu mewujudkan SDM yang unggul jika generasi mudanya dirusak oleh narkoba,” katanya.

Zaidan juga mendorong aparat terkait untuk tidak menurunkan intensitas patroli dan pengawasan di wilayah perairan yang dinilai rawan menjadi jalur penyelundupan narkotika. Selain meningkatkan pengawasan, ia meminta jaringan penyelundupan narkotika diusut hingga ke akar-akarnya, termasuk pihak-pihak yang membantu memfasilitasi masuknya narkotika ke wilayah Indonesia.

“Kami mendorong pengawasan di titik-titik rawan perairan Bintan terus dioptimalkan dan seluruh jaringan, baik internasional maupun aktor lokal yang terlibat, diusut tuntas. Edukasi dan pencegahan berbasis masyarakat juga harus diperkuat, khususnya bagi masyarakat pesisir,” ucapnya.

Zaidan menambahkan, generasi muda harus mendapatkan ruang untuk berkembang dalam lingkungan yang sehat dan bebas narkoba. Menurutnya, pemuda yang sehat dan berprestasi menjadi modal penting dalam mewujudkan sumber daya manusia unggul di Bintan.

Sebagai Alumni Kader Pemuda Anti Narkoba Kabupaten Bintan dan Kader HMI Cabang Tanjungpinang-Bintan, Zaidan menyatakan siap berkolaborasi dengan aparat pemerintah, organisasi kepemudaan, dan masyarakat dalam upaya pencegahan penyalahgunaan serta peredaran narkotika. “Pemuda Bintan Cerdas, Berprestasi, dan Tanpa Narkoba,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....