Dampak Jalan Rusak Tingkatkan Biaya Pengiriman Logistik ke Daerah

  • 08 Agt 2026 21:37 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Kerusakan infrastruktur jalan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan biaya logistik di daerah. Kondisi tersebut dapat memperlambat distribusi barang dan menekan aktivitas ekonomi masyarakat.

Pengamat Ekonomi (Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi) STIE Pembangunan Tanjungpinang, Satriadi, mengatakan infrastruktur jalan merupakan fondasi utama sistem transportasi yang sangat berkaitan dengan efisiensi ekonomi. Semakin banyak ruas jalan yang rusak, semakin besar pula biaya distribusi yang harus ditanggung pelaku usaha.

“Kerusakan jalan akan meningkatkan biaya logistik karena waktu tempuh menjadi lebih lama dan biaya operasional kendaraan ikut bertambah,” ucap Satriadi, Jumat, 7 Agustus 2026.

Ia menjelaskan keterlambatan distribusi barang akan memengaruhi harga produk di pasaran. Kendaraan yang seharusnya dapat menyelesaikan pengiriman dalam satu hari bisa membutuhkan waktu lebih lama akibat kondisi jalan yang tidak memadai.

Satriadi mengatakan dampak tersebut tidak hanya dirasakan oleh perusahaan besar, tetapi juga pelaku UMKM. Biaya distribusi yang meningkat akan mengurangi efisiensi usaha dan menekan daya saing produk lokal.

“Ketika distribusi terhambat, harga barang menjadi lebih mahal dan efisiensi ekonomi ikut menurun,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa infrastruktur jalan yang buruk juga memengaruhi kelancaran aktivitas perdagangan antardaerah. Hal itu berpotensi menghambat pertumbuhan ekonomi karena arus barang dan jasa menjadi kurang optimal.

“Jalan yang berkualitas akan mempercepat distribusi, menekan biaya logistik, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” tuturnya.

Satriadi berharap pemerintah daerah memberikan perhatian lebih terhadap kualitas infrastruktur jalan. Menurutnya, perbaikan jalan akan memberikan manfaat luas bagi dunia usaha maupun kesejahteraan masyarakat.

“Perbaikan infrastruktur jalan harus menjadi bagian dari strategi penguatan ekonomi daerah secara berkelanjutan,” katanya, mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....