Guru BK Tekankan Penguatan Karakter sebagai Bekal Masa Depan Siswa

  • 24 Jul 2026 19:43 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang – Penguatan karakter dinilai menjadi bagian penting dalam proses pendidikan karena tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pembentukan akhlak peserta didik. Karakter yang baik diyakini menjadi bekal utama bagi siswa dalam menghadapi tantangan kehidupan dan membangun hubungan sosial di lingkungan sekitarnya.

Guru Bimbingan dan Konseling (BK) SMP Negeri 4 Tanjungpinang, Nikke Widya Putri, mengatakan pembentukan karakter harus dimulai dari penanaman nilai-nilai religius, kejujuran, disiplin, tanggung jawab, kerja keras, kemandirian, dan kepedulian terhadap sesama. Nilai-nilai tersebut menjadi dasar bagi peserta didik untuk tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak mulia sekaligus sejalan dengan dimensi karakter dan profil lulusan yang diharapkan.

"Selain akademik, yang harus diselesaikan terlebih dahulu adalah akhlak karena karakter berkaitan erat dengan cara anak menghadapi kehidupan dan berinteraksi dengan orang lain," kata Nikke Widya Putri, Jumat, 24 Juli 2026.

Menurutnya, program penguatan karakter di sekolah dilaksanakan melalui layanan Bimbingan dan Konseling yang mencakup aspek religius, sosial, akademik, dan karier. Selain itu, sekolah juga membiasakan siswa menerapkan nilai-nilai seperti gotong royong, kreativitas, menghargai orang lain, serta kepedulian dalam kehidupan sehari-hari.

"Karakter yang kami kembangkan meliputi religius, jujur, disiplin, tanggung jawab, mandiri, kerja keras, kreatif, peduli, dan mampu menghargai sesama," ujarnya.

Ia menambahkan keterlibatan orang tua menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan pembentukan karakter anak. Melalui grup paguyuban kelas, sekolah secara rutin menyampaikan berbagai program, termasuk penerapan tujuh kebiasaan Anak Indonesia Hebat agar dapat dilanjutkan dan dipantau bersama di lingkungan keluarga.

"Kami terus berkomunikasi dengan orang tua agar pembiasaan karakter di rumah selaras dengan program yang dijalankan di sekolah," tuturnya.

Nikke berharap peserta didik tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga terus membangun karakter dan akhlak yang baik sebagai bekal menghadapi masa depan. Menurutnya, keberhasilan seseorang tidak hanya diukur dari nilai, tetapi juga dari sikap, perilaku, dan kemampuannya menjadi pribadi yang bermanfaat bagi orang lain.

"Harapan kami, anak-anak Indonesia tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia karena karakter yang baik merupakan bekal terbaik untuk masa depan," katanya, mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....